author-banner
ruangbicara
ruangbicara
Author

Novels by ruangbicara

You Are My Reason (INDONESIA)

You Are My Reason (INDONESIA)

9.9
Siera ingin balas dendam, karena ia beranggapan kalau ibu tirinyalah yang telah merebut ayahnya dari ibu kandungnya. Sampai suatu ketika ia menyadari kalau Indira, saudara tirinya, ternyata diam-diam sedang menyukai Mahanta. Mahanta adalah anak tetangga yang telah jatuh cinta kepada Siera, dan Siera pun sudah mengetahuinya. Tapi ia tidak pernah menggubris keberadaan Mahanta, karena ia tidak pernah memiliki perasaan yang sama. Hingga ia merasa kalau inilah saat yang tepat untuk melakukan aksi balas dendam. Namun ia lupa kalau aksi balas dendamnya itu bukan hanya akan menyakiti Indira, melainkan menyakiti hatinya Mahanta juga. Padahal laki-laki itu tidak bersalah. Akankah Siera menyadari perbuatannya? Lalu bagaimana dengan Mahanta? Apakah dia akan berbalik membenci Siera, atau tetap bertahan dengan rasa cintanya? *** Copyright © by: ruangbicara.
Read
Chapter: 33. Sakit
33. SakitSiera sudah mencoba untuk mendorong tubuh Erik dengan sekuat tenaga, agar laki-laki itu tidak bisa masuk ke dalam rumahnya, dan ia bisa mengunci pintu rumah secepatnya.Namun usahanya itu hanya berakhir sia-sia, karena Erik sudah benar-benar masuk ke dalam rumah dengan senyum licik yang terukir di bibirnya.“Keluar, sekarang! Karena gue enggak mau nerima tamu,” ucap Siera dengan suara yang sedikit bergetar. Perasaannya benar-benar terasa tidak enak, dan alarm tanda bahaya di dalam otaknya sedang memperingatinya untuk segera menjauh dari Erik yang saat ini berjalan mendekat ke arahnya bagaikan seekor predator yang siap menerkam mangsanya.“Jangan galak-galak begitu dong, Ra.” Erik mengedarkan pandangannya ke arah sekitar, lalu pandangannya terpaku pada foto pernikahan Siera dan Mahanta yang terdapat di dinding ruangan. “Sampe hari ini aku
Last Updated: 2020-11-08
Chapter: 32. Di Jakarta
32. Di JakartaAkhirnya acara syukuran empat bulanan kehamilan Siera akan segera dilaksanakan, dan acara itu akan diadakan sekitar pukul sebelas siang.Mahanta dan Siera sengaja hanya mengundang para tetangga, ibu-ibu pengajian, serta beberapa teman dekatnya Mahanta semasa sekolah. Karena Siera sendiri tidak memiliki teman dekat selama ia tinggal di sana.Beberapa ibu-ibu yang sudah datang, tampak bersalaman dengan Siera, dan mendoakan bayi di dalam kandungannya. Bahkan sampai ada yang memberanikan diri untuk mengelus permukaan perutnya. Sedangkan Ira sudah lebih dulu melakukan hal yang sama. Disusul dengan Rima, dan Nenek Imah yang juga ikut datang ke sana.Namun Hilda belum juga memberikan doanya untuk calon anak pertamanya Mahanta yang masih berada di dalam kandungannya Siera, dan Siera pun tidak terlalu mengharapkan doa dari orang seperti Hilda. Sehingga mereka berdua hanya bersikap a
Last Updated: 2020-11-05
Chapter: 31. Pertanyaan Aneh
31. Pertanyaan Aneh“Pokoknya kamu enggak boleh kecapekan,” ucap Mahanta sembari menyeka beberapa titik keringat yang muncul di dahi dan lehernya Siera menggunakan beberapa lembar tisu di tangan. “Biar nanti aku cariin asisten rumah tangga aja. Secepatnya.”“Mahanta, aku enggak apa-apa.” Siera ikut menarik beberapa lembar tisu dari dalam wadah yang ditaruh oleh Mahanta tepat di samping tempat duduknya, lalu mulai mengelap keringat yang ada di bagian belakang lehernya. “Dan omonganku di rumah Nenek Imah waktu itu, kamu lupain aja ya? Jadi kamu enggak usah cari asisten rumah tangga segala. Aku bisa kok ngerjain semuanya sendirian.”Mahanta kontan menghela napas panjang, dan segera menyalakan kipas angin yang berada di dalam kamar. “Kalau kamu ngerjain pekerjaan rumah setiap hari, sendirian kayak begini, kayaknya aku enggak yakin.”
Last Updated: 2020-11-05
Chapter: 30. Rumah Baru (2)
30. Rumah Baru (2)“Ini semua kamu yang belanja sendiri ke pasar, atau dibantu sama Malika?” tanya Siera begitu mendapati isi kulkas yang terlihat cukup penuh oleh berbagai macam bahan makanan.“Dibantu sama Malika,” gumam Mahanta yang masih bisa didengar dengan jelas oleh Siera. “Kemarin aku sempet anterin dia ke pasar sebelum jenguk kamu ke rumahnya Nenek Imah.”Siera hanya mengangguk singkat, dan segera mengeluarkan bahan makanan yang ia perlukan. Karena ia akan segera memasak di rumah barunya, untuk yang pertama kalinya.Ia sangat menyukai dapur ini, karena terlihat sangat rapi, dan bersih. Tapi yang paling penting, ini adalah dapurnya sendiri—milik pribadi, dan tidak ada orang yang akan melarangnya memasak di sini.“Kamu mau masak apa?” tanya Mahanta yang sedari tadi hanya diam saja sambil mengamat
Last Updated: 2020-11-04
Chapter: 29. Pulang (2)
29. Pulang (2)“Saya, Soraya Amanda, mengakui bahwa saya memang sudah pernah menikah sebelumnya, dan saya juga sudah pernah melahirkan seorang anak perempuan.”“Tapi ... tolong, jangan ganggu hidup mereka—baik mantan suami saya ataupun anak perempuan saya. Karena saya dan mereka berdua sudah tidak pernah lagi berhubungan, bahkan sejak bertahun-tahun silam.”“Tolong, hargai privasi mereka. Karena mereka berdua cuma orang ‘biasa’, dan enggak akan suka kalau tiba-tiba harus disorot oleh kamera. Apa lagi jika harus disangkut pautkan dengan saya.”Pada akhirnya, Siera tetap bisa melihat beberapa penggalan video dari konferensi pers yang dilakukan oleh Soraya kemarin siang. Karena ia tidak bisa hidup tanpa menggunakan sosial media, dan Mahanta juga tidak bisa melarangnya.“Kamu jangan bengong terus dong.” Mah
Last Updated: 2020-11-03
Chapter: 28. Konferensi Pers
28. Konferensi PersSetelah cukup lama menghindari awak media, akhirnya Soraya Amanda memberanikan diri untuk memberikan klarifikasinya. Ia bahkan rela melakukan konferensi pers untuk meluruskan berbagai berita yang mulai melenceng dari keberanan, dan konferensi pers itu pun akan dilakukan besok siang.Siera yang mengetahui hal itu dari sosial media, hanya diam saja, dan segera menyimpan ponselnya ke atas meja. Karena ia tidak ingin menambah beban pikiran. Cukup tuduhan Hilda saja yang berhasil membuatnya terpengaruh, hingga memilih untuk menghindar dari ibu mertuanya itu.“Kamu kenapa?” tanya Rima lengkap dengan senyum simpul yang menghiasi bibirnya. Lalu ikut duduk di samping Siera setelah menaruh secangkir teh miliknya ke atas meja. “Pasti kamu udah kangen banget ya sama Mahanta?”Siera hanya menggelengkan kepalanya tanpa mengatakan apa-apa, yang langsung
Last Updated: 2020-10-31
Because of You: Gladys (INDONESIA)

Because of You: Gladys (INDONESIA)

9.7
Hidup Gladys langsung dipenuhi ketakutan begitu ia mengetahui kalau Wina telah resmi berstatus sebagai seorang janda. Karena Wina adalah mantan pacar suaminya, dan ia juga tahu jika salah satu dari mereka masih ada yang memendam rasa cinta. *** Copyright © by: ruangbicara.
Read
Chapter: 10. Ketakutan Devan
10. Ketakutan DevanPak Hadi langsung berlari tergopoh-gopoh begitu mendengar suara klakson. Lalu segera membukakan kunci pagar rumah, dan membiarkan mobil Gladys memasuki halaman dengan mobil Devan yang menyusul tak lama kemudian.Setelah itu ia berdiam diri di pos satpam, karena tidak ingin terlalu ikut campur dengan urusan sang anak majikan yang tampak cekcok dengan suaminya.“Dys, kita harus ngomong berdua.” Devan sengaja menghalangi Gladys yang ingin masuk ke dalam rumah.“Ngomongin soal apa lagi?!” Gladys berseru dengan penuh emosi.“Semuanya.”“Seharusnya kita udah ngelakuin hal itu dari kapan tahu!”“Tapi kamu selalu sibuk,” lanjut Gladys setelah itu. “Pertama, kamu takut telat karena mau pergi kerja. Oke, aku bisa terima. Tapi setelah itu apa?! Ka
Last Updated: 2020-11-12
Chapter: 09. Harus Bahagia
09. Harus BahagiaSetelah mengetahui tentang keberadaan istrinya, entah kenapa Devan malah tidak memiliki keinginan untuk pulang ke rumah. Lalu ia iseng menghubungi nomor teleponnya Wina saat masih berkendara di sekitaran kompleks perumahan orangtua istrinya.Karena panggilan teleponnya itu langsung diangkat, Devan jadi mengetahui kalau Wina sedang bergadang di rumahnya. Sehingga ia memutuskan untuk kembali mampir ke sana, karena ia merasa kalau dirinya sedang membutuhkan teman bicara. Padahal ia belum mandi dan berganti pakaian. Bahkan ia juga belum sempat beristirahat setelah seharian bekerja.Namun anehnya, ia belum juga merasa lelah. Atau mungkin ... sudah merasa lelah, tapi ia tidak mempedulikannya, dan tetap mengendarai mobilnya menuju ke arah rumahnya Wina.“Kamu kenapa malah keluyuran di jam segini sih, Van?” tanya Wina setelah membukakan pintu rumahnya untuk Devan. Lalu mem
Last Updated: 2020-10-31
Chapter: 08. Di Rumahnya Wina
08. Di Rumahnya WinaDevan yang baru saja keluar dari hotel tempatnya bekerja, segera mengambil ponselnya yang berdering di dalam saku celana. Lalu melihat nama Winata Halia yang tertera di layar ponselnya, dan ia langsung menyentuh tombol hijau yang ada di sana.“Halo, Van?” sapa Wina dari seberang sana.Devan tampak kebingungan untuk membalasnya, sehingga ia hanya bergumam saja. “Hmm.”“Malem ini makan malam di rumah aku ya?”Devan tertegun seketika begitu mendengar permintaan Wina.“Bisa?” Wina kembali bersuara, karena Devan tak kunjung memberikan jawaban.Devan langsung mengembuskan napas pelan. “Maaf, Win. Aku enggak bisa.”“Kenapa?” tanya Wina dengan nada kecewa yang sangat kentara, tapi Devan mencoba untuk mengabaikannya. 
Last Updated: 2020-10-29
Chapter: 07. Opini Gladys
07. Opini GladysAlisha langsung menghela napas panjang begitu Gladys menyelesaikan semua ceritanya tentang Devan yang berpelukan dengan Wina, termasuk tentang beberapa isi pesan yang sengaja dikirimkan oleh Jia hanya untuk menekannya agar segera memiliki anak.“Dulu gue udah sempet bilang kan, Dys?” Alisha mengusap dahinya dengan wajah lelah. “Jangan terbawa euphoria sesaat cuma karena Devan akhirnya ngajak lo kenalan.”Kepala Gladys langsung tertunduk seketika, sedangkan tangan kanannya terus bergerak untuk mengaduk-ngaduk spageti miliknya. Dulu Alisha memang pernah memperingatinya ketika Devan yang saat itu sudah lama menjadi salah satu pengunjung tetap di kafe ibunya, tiba-tiba saja mendekatinya, lalu mengajaknya berkenalan hingga keduanya menjadi lebih dekat.Namun Gladys hanya mengabaikan apa yang sempat Alisha katakan, karena ia berpikir jika sepupunya itu terlalu
Last Updated: 2020-10-29
Chapter: 06. Tidak Pulang
06. Tidak PulangGladys masih bisa mengingat kejadian saat itu, saat ia mendengar kabar dari salah seorang temannya yang juga mengenal Devan dan Wina. Karena mereka semua adalah alumni dari salah satu sekolah menengah atas yang sama, meskipun tidak satu angkatan semua.“Eh iya, Dys. Lo tahu enggak kalau Dimas sama Wina baru aja resmi bercerai?” Dini yang sedang meminum Matcha Green Tea Latte pesanannya di atas meja bar, tiba-tiba saja menceletuk setelah membicarakan tentang rencana pernikahannya yang akan berlangsung dalam 3 bulan ke depan. Membuat gerakan Gladys yang sedang mengetik pesan di layar ponselnya langsung terhenti seketika.“Wina? Wina mantannya Mas Devan?” Gladys bergumam dengan suara yang cukup jelas, sehingga Dini langsung menganggukkan kepalanya. “Kok bisa?”Kali ini Dini mendekatkan wajahnya ke arah Gladys, dan kembali berbicara, tapi dengan
Last Updated: 2020-10-28
Chapter: 05. Yang Lebih Buruk
Gladys baru beranjak dari atas sofa setelah tubuh Devan tertelan oleh pintu kamar. Bukannya langsung masuk ke dalam untuk menyusul suaminya, yang ia lakukan malah berdiri di depan pintu kamar itu sambil menenangkan hatinya yang bergemuruh.Saat dirasa sudah lumayan lama ia berdiri di sana, ia langsung membuka pintu kamar, dan melangkah masuk ke dalam.Tentu saja ia tidak langsung bertemu dengan Devan di dalam sana, karena ia hanya melihat selembar kemeja milik suaminya beserta tas kerja yang berada di atas ranjang, juga sepasang sepatu yang terletak di dekat sofa. Karena laki-laki itu sedang membersihkan dirinya di dalam kamar mandi yang ada di dalam kamar mereka. Terbukti dari suara gemercik air yang masuk ke dalam gendang telinganya.Dengan perasaan yang sulit dijabarkan, Gladys masih bersedia menaruh kemeja, tas kerja, dan juga sepasang sepatu milik Devan ke tempat yang seharusnya. Kemudian mematikan lampu utama, dan
Last Updated: 2020-10-28
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status