Chapter: Bab 1Mata itu menatap kosong manik kemerahan yang sedang menarik rambutnya. Rasa sakit bahkan tidak bisa lagi tergambar dari rautnya. Ia mengulurkan tangan lemah ke arah wajah pria itu. Sudut bibirnya bergerak sedikit."Akhirilah, aku sangat lelah,” bisiknya dengan lemah. Matanya perlahan tertutup dengan rapat.Zakary melepaskan cengkramannya. Ia melihat wanita yang menyandang status sebagai istrinya. Sudah tidak menatapnya, ia menepuk pipi wanita itu dengan pelan."Bangun, Jalang! Aku belum selesai denganmu!” teriaknya. Ritme jantungnya berdegup kencang. Sudut matanya mulai berair. Ia segera membawa istrinya ke rumah sakit.Sepanjang ia berdiri di depan ruang UGD, hatinya tidak kunjung tenang. Semua perlakuan selama ini
Last Updated: 2020-08-09