Chapter: Pernikahanku"Saya terima nikah dan kawinnya Ayu Wulandari binti Suparman dengan mas kawin tersebut dibayar tunai," ucapku lantang dan tegas saat mengucap ijab qabul."Yess!!" Spontan aku berteriak ketika aku berhasil mengucapkannya dalam sekali napas.Perasaan lega menjalar sampai ke hatiku ketika terdengar kata "sah" serempak oleh para saksi.Pengalaman pertamaku ini membuat sistem sekresi bekerja sangat aktif melalui pori-pori kulitku.Panas dingin mendadak menyerang. Jantung inipun turut memompa berkali-kali lipat dari biasanya.Setelah penghulu membaca segenap doa, aku segera mencium dahi isteriku dengan semangat menggebu-gebu.Dia juga meraih tanganku dan menciumnya. Ah ... untung tadi aku sudah memakai body lotion favorit dia jadi bisa tersenyum bangga di depannya.Aku mengetahui semua alat kosmetik favoritnya saat kami berbelanja untuk seserahan lamaran. Aku mengajaknya
Last Updated: 2020-10-02