Chapter: Bab 1—TesPagi yang cerah ini terlihat seorang gadis memakai piama tidur berwarna biru masih terlelap dalam tidurnya. Bahkan tidurnya tak terusik sedikit pun walau jam alarmnya berbunyi dengan keras dan juga suara ketukan pintu dari luar kamarnya.Tok ... Tok ... Tok ...“Nuri! Bangun! Kamu sudah terlambat, Sayang!” teriak seseorang dari luar pintu kamarnya.“Nuri! Bangun gak, ini udah siang. Sebentar lagi jam 7, nanti terlambat marahi bunda lagi,” katanya lagi.Gadis itu bahkan masih tertidur, tidak bangun dari tidurnya. Seseorang yang di luar kamarnya pun mulai merasa putus asa karena tidak ada jawaban dari pintu kamarnya. Lalu datang seorang laki-laki yang tiba-tiba mengangkat tangannya. Tak lama kemudian gadis yang tertidur itu bangun, karena tiba-tiba tubuhnya merasa basah karena air.“Abang!” teriak gadis itu lalu pergi membuka pintu dan terlihatlah seorang laki-laki dan juga seorang p
Last Updated: 2020-10-29