DEVAN, I love you
Lea dan Devan
Nama pasangan yang cocok bukan?
Ya, mungkin seperti itulah yang ada dalam pemikiran seorang Lea. Gadis dengan usia yang masih belia, yaitu 18 tahun, jatuh cinta kepada seorang pria yang sudah berumur matang, yaitu Devan, dengan usia 25 tahun.
Jauh bukan?
Lea tak mempermasalah 'kan itu. Pertemuan mereka saat sedang rapat komite orang tua, membuat nya ingin mencari tau lebih jauh tentang Pria itu.
Jantung yang berdebar tiap kali melihat pria itu, membuat nya yakin bahwa ini adalah rasa cinta lawan jenis.
Hingga setelah tamat sekolah, Lea mengejar cinta nya dengan berakhir di pelaminan. Usaha yang bagus bukan. Segala usaha di lakukannya asal bisa dengan pria itu. Menikah itu tahap akhir dalam sebuah hubungan dan ya, usaha Lea membuahkan hasil.
Dengan status perjodohan, mereka sah sebagai suami istri. Ingat, setiap kehidupan tidak akan berjalan muls sesuai ekspektasi. Pasti ada saja masalah yang menghantam bahtera rumah tangga. Seperti Lea dan Devan.
Tanpa Lea ketahui bahwa pria yang berstatus sebagai suaminya masih menyimpan rasa kepada seorang gadis dimasa lalunya yang tiba - tiba datang menuntut ingin di nikahin oleh Devan.
Sakit?
Jangan tanya. Tapi seharusnya dia sadar diri dimana tempatnya. Mungkin menggantikan pemeran utama yang belom muncul, dan pergi setelah oemaran utama itu datang.
Oh ayo lah. Ingat, Lea bisa memperjuangkan cintanya, bahkan sampai titik darah terkahir pun dia akan memperjuangkan cinta nya. Atau melepasnya karena menahan rasa sakit dihatinya yang terus menghantam nya. Ingat, tahap paling akhir dalam mencintai adalah mengikhlas kan.
Dan Lea bimbang akan itu.