LOGIN
Bang Bimo hanya diam tidak bisa menjawab perkataan aku entah apa maksud dia aku juga enggak paham soal itu.
Aku lihat mereka pegangan tngn terus padahal mereka sedang mengobrol sadar atau enggak ya mereka kalau lagi pegangan tangan jangan jangan engagak sadar yang benar aja kalau enggak sadar mah.
Aku pun diam melihat muka di aku tatap begitu aku sih enggak terlalu mau cerita tapi aku juga enggak mungkin di pendam terus aku harus cerita dengan dia, kan dia sahabat aku mana tahu aja di kasih tips dengan dia.
“Kamu sudah makan sayang?” tanya papa sambil tersenyum papa juga sangat senang kalau sudah debat karena disitu papa bisa menenangkan aku dan disitulah jiwa kepriaan papa keluar.
Jalan sama Averos apa akan menimbulkan fitnah lagi atau enggak soalnya aku malas kalau sampai itu terjadi bukannya apa enggak enak mau aja apa ya malas kalau sampai di omongn dengan banyak orang kesal aja dengan orang yang suka begitu.
Aku sesampai dirumah langsung masuk ke kamar buat ganti baju, dirumah terlihat sepi entah pada kemana aku juga enggak tahu,