Tentang kita 1"El,,, ahhhh," setiap hujamannya membuatku hilang akal."El, pelan,, se,, sedikit,,akhhh!" Semakin aku memohon justeru lelaki di atasku ini semakin kuat menghujamkan miliknya. Hingga akhirnya dia mengerang, menyemburkan cairan hangat ke dalam rahimku. Dia masih berada diatas tubuhku, peluhnya menetes membasahi wajahku dan kedua bola matanya masih lekat memandangi wajahku, perlakuan kecil yang sangat aku sukai karena aku merasa begitu diinginkan."Terima Kasih," sekilas dia mencium bibirku dan menggulingkan tubuhnya ke samping. Aku masih menatap langit-langit kamar, nafasku masih terengah-engah akibat percintaanku dengannya. Rasanya aku tidak berlebihan menganganggapnya bercinta, kareana aku memang mencintainya semenjak enam bulan lalu."Sini deketan." Tangan kekarnya menarik tubuhku, hingga menempel sempurna dengan dada bi
Terakhir Diperbarui : 2020-10-21 Baca selengkapnya