Hari ini aku datang ke sekolah Jihan, anak dari Tuan Juan yang menyelamatkan hidupku. “anak-anak perkenalkan ini Bian Sahaja mulai hari ini dia akan belajar di kelas kita. tiga bulan lagi kalian akan lulus jadi Ibu harap belajarnya sama-sama ya Nak!” Semua orang berbisik kelas menjadi riuh tapi hanya satu yang aku pandang, siapa lagi kalau bukan Jihan gadis manis berkulit putih, berambut panjang yang duduk di bangku paling akhir pada sudut ruangan kelas. Jika aku tidak membaca dan melihat biodata gadis tersebut, aku pikir Jihan adalah gadis yang lugu karena raut wajah tak menampilkan kenakalan sama sekali.Gadis itu sangat cuek hingga akhir pelajaran bel pun berbunyi, terdengar suara bisakan tak jauh dari duduknya diriku. “
Last Updated : 2020-09-13 Read more