Aku menatap bangunan universitas di depanku dalam diam. Ini adalah ketiga kalinya aku menjadi anak baru dan mengalami masa tak nyaman karena menjadi sorotan. Beberapa hari lalu, ayahku dipindah tugaskan dari Italia ke Alaska. Dan karena hal ini lah, kami berdua akhirnya pindah dan menetap di Alaska. Sebuah negara di mana mendapat curah hujan yang tinggi dan aku sangat tak menyukainya."Kau baik-baik saja?"Aku menoleh saat suara yang terdengar akrab itu terlontar. Itu ayahku, Martin Blaise. Seorang Dokter yang cukup baik hingga selalu mendapatkan surat pindah tugas dan aku hanya bisa mengikutinya. Kini, pria yang sudah berumur itu ikut berdiri di sampingku. Menatap bangunan tinggi yang ada di hadapan kami."Ayah, ini bukan masalah besar. Aku mulai terbiasa menjadi sorotan di antara keramaian."Dia mendesah tak nyaman dan kini menggerakkan tangannya mengelus rambutku lembut. "Maaf, sayang. Karena Ayah
Last Updated : 2020-11-09 Read more