author-banner
Ayn
Ayn
Author

Novels by Ayn

The Editor (INDONESIA)

The Editor (INDONESIA)

10
AREA 21+ Tidak ada yang menyangka, jika Sean yang merupakan seorang editor adalah biang dari masalah kehancuran dua bersaudara, Gerald dan Keenan. Menjadi penyebab ketidakjelasan hubungan Fey dan Brandon. Dan menjadi orang yang menakutkan bagi Agnes. Mungkin hanya Kai yang bertahan menjadi temannya meskipun lelaki itu tidak pernah tahu apa isi kepala seorang Sean. Bahkan Joana sendiri angkat tangan untuk menangani Sean, walau ia adalah adik lelaki itu. Apa sebenarnya yang terjadi? Siapa Sean? Apa yang membuatnya menjadi sutradara di kehidupan orang lain? Lalu apa jadinya jika kehidupannya berbanding terbalik setelah Velin hadir?
Read
Chapter: Bab 1
Sean menggeram tertahan lantaran menyaksikan adik satu-satunya mengenakan rok seragam sekolah sebatas paha, menampilkan kulit mulus tanpa cacat sedikit pun. Sean ingin sekali mengomeli Joana pagi ini, menyuruh mengganti ke seragam yang lebih sopan, tetapi ia urungkan lantaran melihat binar bahagia di mata sang adik. Sean tidak ingin menghancurkan mood si bungsu dan juga tidak ingin memulai hari dengan buruk.Untuk hari ini, ia akan memberi kelonggaran, tetapi tidak lain kali! Adiknya bukan barang pajangan yang bebas dilihat dan disentuh oleh siapa saja.“Pagi, Abang.” Joana mengecup pipi Sean dengan lembut sembari tersenyum. Lantas duduk di kursi kosong.Joana menghela napas pelan saat Mbok Rahma memberikan roti berisi selai stroberi dan susu hangat. Joana tidak suka aroma dan rasa stroberi, tetapi ia tidak punya pilihan lain selain menikmati. Kata Sean, itu adalah buah kesukaan Joana, tetapi Joana merasa itu adalah buah yang paling ia benci di
Last Updated: 2020-08-04
Chapter: Prolog
“Aku hamil!” Sean terbangun dari tidurnya dengan napas memburu bersamaan dengan air matanya yang mengalir dari sudut mata. Mimpi yang sama dengan kalimat yang sama, selalu datang tiap ia terlelap. Mimpi yang menghantuinya sejak setahun lalu!Wajah gadis cantik di mimpinya itu tidak berubah sama sekali. Hanya wajah pucat dengan rambut acak-acakan, daster warna biru langit yang bercampur dengan bercak merah menandakan jika si bidadari berada dalam kekelaman dunia. Tangan yang memegang pisau sembari terduduk di lantai bersandar pada lemari kayu.“Argh!” Sean mengusap wajahnya frustrasi. Di sudut hatinya banyak hal yang ia rasakan. Amarah, kebencian, kekecewaan dan rasa bersalah bercampur menjadi satu, menghantamnya tanpa ampun, hingga untuk bergerak dari poros hidup yang sudah ia bentuk sejak dulu terlalu sulit.Sean telah terluka sedalam samudera!&ldq
Last Updated: 2020-08-04
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status