author-banner
Zahira
Zahira
Author

Novels by Zahira

The art of kissing

The art of kissing

10
Lingka adalah seorang model terkenal di kota X. Ia mempunyai kekasih yang sangat dicintainya. Kalvi. Ia adalah vokalis band metal terkenal yang menjadi pacar Lingka. Mereka telah berpacaran 4 tahun. Tetapi hubungan mereka selalu diuji oleh Ryan, sahabat mereka. Ryan yang sangat menyukai aroma tubuh Lingka. Selalu menempel dengan Lingka dimanapun berjumpa. Hingga, suatu ketika timbul perasaan yang tidak seharusnya ada.
Read
Chapter: Bagian 11
Kalvi mengedikkan kepala, meregangkan sendi lehernya. Dia menarik pundak kebelakang meluruskan punggung untuk meringankan pegal-pegal karena seharian berdiri. Sudah lama sekali sejak terakhir kali dia harus berdiri sepanjang hari untuk bekerja. Biasanya hari-harinya diisi pergi ke satu panggung ke panggung lain, dengan banyak duduk diatas mobil. Tapi tidak dengan hari ini. Dia akan berdiri sepanjang hari.“Sayang kamu tidak capek,” ujar Kalvi menatap Lingka yang mondar-mandir melayani pembeli.Lingka hanya tersenyum. Dia sudah terbiasa dengan mondar-mandir dipekerjaannya. Selama ini Lingka selalu dikejar waktu antara rumahnya dan tempat studio pemotretan. Sepertinya pengalaman yang membawa pengaruh baik baginya dalam bridal show ini. Hampir setiap pengantin mengantongi gaun yang di peragakannya, semuanya terlihat bersemangat membeli. Lingka rasa usahanya telah berhasil memasarkan produk Badu.“Kalv, setelah ini kit
Last Updated: 2020-11-15
Chapter: Bagian 10
Lingka berjalan tegap menuju X Convention Center, bertekad menjalankan perannya sebagai tunangan Kalvi dalam kemunculan publik pertama mereka di acara bridal show Badu, tapi dia tidak akan mengulangi kejadian berciuman yang memalukan malam itu. Mengingat kejadian malam itu membuat Lingka malu sekali, baru sekali itu dia berciuman di muka publik yang secara terang-terangan memalukan sekali jika di ingat. Itu semua karena pesona Kalvi yang selalu dominan membangkitkan hasratnya. Mengingat bibir merah maroon Kalvi membuatnya terlena dengan permainan lidah Kalvi, harum napasnya khas cengkeh, bibir lembut yang pas untuk di hisap, dan aroma tubuh Kalvi yang sangat memikat untuk meloloskan dirinya dalam dekapan pria itu. Ah, mengingatnya saja sudah membangkitkan hasarat berciuman Lingka yang ingin merasakan saat ini juga.Kalau di pikir-pikir lagi, Kalvi tampak santai saja dengan kejadian malam itu, seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa padanya. Atau a
Last Updated: 2020-11-13
Chapter: Bagian 9
Kalvi menenggak minumannya yang merupakan campuran antara rum dan cola. Menikmati hangat dan gasnya cairan itu. Dia membutuhkan ini sampai nongkrong larut malam, minum-minum dengan teman-teman grup bandnya."Tunangan," Ruki menyeringai dari balik gelas bir." Aku masih tak percaya.""Aku juga," timpal Lucki." Sepertinya kita kehilangan juru bicara persaudaraan lajang kita. Mungkin aku akan menggantikanmu. Pasti susah bermain dengan wanita yang berbeda setiap minggu, tapi aku bersedia menggantikan dirimu.""Kau boleh mencoba menggantikanku, tapi kau tak sebaik aku dalam memikat wanita." Kalvi mengedik. "Sebaiknya cepatlah terbiasa dengan aku yang sudah tidak lagi bersama kalian.""Menurutku, yang harus membiasakan diri dengan perubaha itu kau. Tidak ada lagi keluar minum-minum, jalan-jalan ke luar kota, atau sekedar wanita cantik. Dan semua karena kau memutuskan untuk memasang cincin di jari manis Lingka itu." Ryan tertawa. Suaranya langsung mengesalk
Last Updated: 2020-11-10
Chapter: Bagian 8
Waktu terus berputar menampakkan seorang wanita tengah celigak-celinguk seperti mencari seseorang. Itu adalah Lingka yang kini berdiri di tengah kerumunan banyak tamu undangan, ia kehilangan Kalvi. Dia terlalu menikmati bercengkrama dengan tamu-tamu, hingga sosok tunangannya tadi sudah tidak terlihat lagi di sisinya. Entah kemana perginya Kalvi, sudah seperti di telan masa demo saja, sebentar lagi rencana utama akan dimulai membuat Lingka di luputi rasa kecemasan. Ini menyangkut profesinya yang akan dipertaruhkan di hadapan publik sedangkan Kalvi berleha-leha entah kemana.Di tengah kecemasannya saat ini, tiba-tiba pundaknya ditepuk oleh seorang tamu undangan, seorang perempuan yang berpenampilan mencolok dari segi dandanan wajahnya."Eh, Lingka. Kudengar kau mau berumah tangga? Apa benar? Kan sekarang posisimu lagi naik daun di setiap pemberitaan." Perempuan itu bertanya dengan nada sedikit mengejek.Lingka tampak santai, karena ini semua akan benar adany
Last Updated: 2020-11-07
Chapter: Bagian 7
Saat ini Lingka dan Kalvi sudah berada dalam sebuah ruangan. Mereka siap melakukan sandiwara yang ditawarkan Badi dengan segala persyaratannya."Sayang, apakah kau sudah siap melakukannya?" Tanya Kalvi, datang untuk berdiri di depannya.Setelan yang hitam rapi membuat warna mata dan senyumannya lebih terang. Kalau saja Lingka tidak mengetahui Kalvi adalah seorang anak band metal yang selalu berpakaian urak-urakan ketika manggung, mungkin ia akan berpikir bahwa pria itu adalah seorang model. Tinggi, berdada bidang, dan terlihat sehat ..... setelannya terlihat seperti dibuat khusus untuk ukuran tubuhnya."Ya, aku siap Kalv." Lingka menatap lembut ke arah Kalvi.Mereka akan dijejalkan ke dalam sebuah ruangan yang dipenuhi dengan orang-orang yang mereka kenal sebagiannya. Ditambah sekelompok tamu tak dikenal yang diundang Badi.Dan tentu saja perwakilan media tidak luput diundang kedalamnya. Karena itu adalah cara efektif untuk menyebarlu
Last Updated: 2020-11-06
Chapter: Bagian 6
"Baiklah, kesepakatan kerja ini akan menguntungkan kita dan ini boleh-boleh saja untukku. Tapi bagaimana menurutmu kita mempromosikan ini ke publik Badi?" Lingka bertanya kepada Badi. Lingka merasakan helaian rambutnya menutupi sedikit wajahnya mengibaskan rambut itu ke belakang, dan rambutnya yang lurus itu tersusun rapi mengikuti garis punggungnya."Nah, itu yang akan kita bahas." Sahut Kalvi berdiri melangkah ke jendela-jendela tinggi di samping meja Badi. Merasakan udara segar yang masuk ke dalam ruangan itu.Tapi ini juga agak rumit bagi Kalvi yang tidak terbiasa melakukan pekerjaan seperti itu. Ia lebih handal menjajalkan suaranya di panggung dari pada berpose-pose di kamera.Dia menghadap ke arah Badi dan Lingka. Penawaran ini sudah pasti menguntungkan untuknya dan Lingka.Melihat wajah Lingka yang bersemangat membuat Kalvi senang. Ia ingat bagaimana gairah Lingka waktu melakukan permainan-permainan bibir dengannya itu sangat menyenangkan. Saat
Last Updated: 2020-11-05
Janji jiwa

Janji jiwa

10
Janji hidup semati telah terucap. Tapi demi sebuah kesalah pahaman telah memporak porandakan hati yang saling mencintai. Mampukah Rena bertahan dengan Rizal. Atau, berpindah ke seseorang yang selalu setia membantunya selama ini? Dan siapakah pria yang diam diam mencintai Rena...
Read
Chapter: Hilangnya Rizal
Di ruangan khusus bayi Soni dan Deno sedang menggendong bayi Rena yang sudah bisa keluar hari ini dari incubator. Mereka sangat senang melihat anak Rena yang sudah semakin kuat dan sehat. Rencananya mereka akan bergantian menjaga bayi itu atau mereka akan menyewa baby sitter untuk mengasuh bayi ini sampai Rena benar-benar sehat. Karena saat ini kondisi Rena sudah lebih baik sejak 5 hari kebelakang.“Halo sayang papa. Gimana nak? Kamu sudah boleh pulang sama papa yah,” ujar Soni seimut mungkin.Dia sangat gemas dengan bayi kecil itu, rasanya pengen menggiigit pipi merah itu.“Nak, ayo lihat yang disebelah papa ini. Orang hitam dan jelek ini, lihatkan …. Hahahaha, panggil dia ayah ya nak. … mmmuach, gemes banget sih kamu sayang.”Deno hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan sahabatnya ini. Tapi dia juga senang bisa menjaga bayi itu berdua dengan Soni walau pun Soni sangat humoris, a
Last Updated: 2020-11-17
Chapter: Sedikit kesadaran
Deno saat ini tengah panik dikarenakan anak bungsu Rena yang mengalami kelainan pembuluh darah sedang kritis. Hanya ada dia sendiri di rumah sakit, sedangkan Rizal yang dari tadi dihubungi tidak bisa menyambung. Dokter telah memberikan tindakan untuk menangani bayi tersebut.“Ya Tuhan. Kemana perginya Rizal,” ujarnya sendiri.Dia mondar-mandir didepan pintu ruangan si bayi menunggu kabar dari dokter. Satu setengah jam yang lalu bayi itu menampakkan kembali gejalanya, tapi lebih parah dari yang kemarin. Bercak merahnya bertambah besar di bagian badan dan punggungnya.Pintu ruangan dibuka, “Dokter, bagaimana bayinya dok?” tanya Deno cemas.“Maaf, pak. Bayinya tidak bisa bertahan. Karena kondisi lahirnya premature dan ditambah kelainan pembuluh darah yang dibawanya. Gejala itu sudah parah sehingga kami tidak bisa melakukan pertolongan lagi. Maaf, ya pak.” ujar dokter dengan wajah berduka.
Last Updated: 2020-11-16
Chapter: Rahasia Rizal
Tiga hari sudah Rena terbaring koma di kamar ICU ditemani selang infus yang menggantung. Selang itu satu-satunya sumber kehidupan bagi tubuh Rena. Layar monitor di sampingnya bergerak naik turun sesuai irama detak jantung.Rena menunjukkan bahwa dirinya ingin berjuang. Tubuhnya diam tak bergerak, matanya terpejam meski sedikit senyum di bibir tipisnya. Rena seperti tertidur, tapi sejatinya sedang berada di jurang antara hidup dan mati.Keluarga dekat selalu hadir bergantian menjaga Rena. Termasuk Deno yang tak pernah absen menemani.“Deno hari ini aku minta tolong kamu jaga Rena ya. Hari ini aku harus kembali bekerja, karena proyek yang aku tangani bulan ini harus segera dirancang. Desainnya masih enam puluh persen lagi, aku harus kejar ketertinggalan. Gak apa-apa kan,” ujar Rizal kepada Deno.Deno baru saja dari ruangan bayi melihat anak-anak Rena. Semalam ia pulang bersitirahat karena tenag
Last Updated: 2020-11-15
Chapter: Kabar duka
Setelah menunggu lebih dari dua jam akhirnya dokter keluar dari ruangan. Mereka semua bergegas mendekati dokter. Terutama Rizal yang sangat cemas dengan keadaan Rena.“Dokter …” Rizal hanya mampu sebatas memanggilnya saja, tak kuasa bertanya keadaan istrinya. Semua keluarga cemas menanti penjelasan dan jawaban dokter yang terlihat begitu serius.“Dokter, bagaimana Rena? Apakah bayinya selamat?” tanya ibu Rena yang sangat panik.“ Operasinya sementara berhasil. Bayinya lahir premature dan keduanya berjenis kelamin laki-laki, walaupun memiliki tanda kehidupan, tapi kemungkinan untuk tetap hidup tidak lebih dari dua puluh persen! Karena bayi yang nomor dua mengalami kelainan pembuluh darah. ” ujar dokter menjelaskan.Semua yang ada disana sangat kaget mendengar berita buruk itu. Apa jadinya bayi yang baru lahir premature mengalami kelainan pembuluh darah. Rizal yang selaku sua
Last Updated: 2020-11-14
Chapter: Kekuatan
Hal pertama yang dirasakan Rizal saat ia bangun adalah bau desinfektan yang sangat menyengat di indera penciumannya. Perlahan, kelopak matanya bergerak terbuka. Menampakkan netra hitam kelam dan tajam.Rizal terbaring disebuah kamar kecil dengan background warna putih. Sebuah selang infus terhubung di lengan kirinya, menyalurkan nutrisi melalui cairan transparan. Rizal mencoba bergerak dan merasakan seluruh tubuhnya terasa sakit. Terutama bagian dada dan kaki kirinya. Tangan Rizal bergerak merayap memastikan kondisinya sendiri. Ada sesuatu yang langsung merasuk ke pikirannya, hingga menyesak sampai ke dadanya.Hal terakhir yang Rizal ingat adalah, dia terkulai lemas di lantai ruang istirahat dan menangkap ucapan terakhir dari Deno yang memberitahukan kalau Rena sedang di ruang UGD rumah sakit. Mengingat itu dia merasa dadanya terasa sakit, jantungnya berpompa lebih cepat. Ingin rasanya dia berteriak memanggil nama Rena hingga suara
Last Updated: 2020-11-13
Chapter: Kabar buruk
Saat ini Rizal tengah melakukan perjalanan proyek ke daerah Cileungsi, ia sedang bersama dengan pengawas dan para pekerja lapangan. Rizal berencana merancang model perumahan layak huni khusus untuk keluarga kecil. Modelnya sederhana dan minimalis, dengan luas bagunan yang berfariasi; mulai dari tipe 21, tipe 36, tipe 45, dan tipe 54. Semua tipe memiliki desain yang berbeda-beda, termasuk juga harga yang menjadi acuan bagi opsi pembeli.Rizal sudah melihat tempat perumahan yang akan di bangun, menurutnya lokasi itu sangat strategis, bebas banjir, nyaman dari keramaian, dan, sangat cocok bagi yang berkeluarga. Rizal sudah menentukan semua desain itu dari sebulan yang lalu.“Pak, ayo kita istirahat dulu.” Ujar pengawas kerja menawarkan kepada Rizal.“Baik pak. Mari silahkan,” sahut Rizal melangkah. Belum beberapa langkah setelah itu, tiba-tiba saja Rizal mengaduh. “Aduh!” Kaki Rizal
Last Updated: 2020-11-11
SO FEVER TOGETHER Him

SO FEVER TOGETHER Him

Yusuf adalah lelaki lugu lulusan fakultas Teknik, yang pergi mengadu nasip ke ibukota. Setelah 2 bulan dia menganggur menunggu panggilan kerja belum juga ada kabarnya. Hingga nasip mujur mempertemukannya dengan Lidya, seorang anak pengusaha yang kebetulan membutuhkan tenaga kerja di kantornya. Lidya juga termasuk cewek polos, hampir tidak pernah berpacaran. Tapi setelah mereka terlibat hubungan kerja, muncul rasa yang mendebarkan dada. Apakah rasa itu? Yuk ikutin kisahnya.
Read
Chapter: Cahpter 1
Yusuf Ahmad adalah seorang pria lugu lulusan fakultas teknik yang mengadu nasib ke ibukota. Dia saat ini merasakan kejenuhan menunggu lamaran perkerjaan yang belum juga ada kabarnya. Ini sudah bulan ke 2 dia berada di kota tapi semua lamaran yang di masukkannya belum juga ada jawaban, sementara dia tidak mempunyai uang lagi untuk melanjutkan sewa kostnya untuk bulan depan.Pagi ini dia mencoba berjalan keluar rumah, rencana hati ingin mencari pekerjaan, dengan modal uang 150 ribu dikantongnya. Yusuf hanya membawa tas ransel dipunggungnya dengan wajah lesu dia berjalan, tapi cacing diperutnya mulai meronta-ronta untuk segera diberi makan.Dia hanya bernapas lelah, “Hah. Harus kemana lagi ini?” ujarnya sendiri.Makan pagi saja dia harus berhemat supaya uangnya bisa cukup sampai mendapat pekerjaan. Dia melihat ada ibu-ibu penjual nasi uduk, jadilah ia sarapan pagi dengan nasi uduk lumayan buat ganjal perut sampa
Last Updated: 2020-11-16
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status