LOGIN
Yusuf Ahmad adalah seorang pria lugu lulusan fakultas teknik yang mengadu nasib ke ibukota. Dia saat ini merasakan kejenuhan menunggu lamaran perkerjaan yang belum juga ada kabarnya. Ini sudah bulan ke 2 dia berada di kota tapi semua lamaran yang di masukkannya belum juga ada jawaban, sementara dia tidak mempunyai uang lagi untuk melanjutkan sewa kostnya untuk bulan depan.Pagi ini dia mencoba berjalan keluar rumah, rencana hati ingin mencari pekerjaan, dengan modal uang 150 ribu dikantongnya. Yusuf hanya membawa tas ransel dipunggungnya dengan wajah lesu dia berjalan, tapi cacing diperutnya mulai meronta-ronta untuk segera diberi makan.Dia hanya bernapas lelah, “Hah. Harus kemana lagi ini?” ujarnya sendiri.Makan pagi saja dia harus berhemat supaya uangnya bisa cukup sampai mendapat pekerjaan. Dia melihat ada ibu-ibu penjual nasi uduk, jadilah ia sarapan pagi dengan nasi uduk lumayan buat ganjal perut sampa