Power of Love
"Kau sudah lolos, Jhon. Bahkan nilaimu lebih tinggi daripada Kelas utama. Jadi ku berikan kau kesempatan memilih tuanmu sendiri."
Inilah Hal yang Jhon tunggu berhari-hari lamanya semenjak ia menginjakkan kaki di Negara Asing. Ia pun tak akan melewatkan kesempatan langka dalam kehidupannya.
"Terimakasih, Pak Romis. Aku menginginkan Louison sebagai Bossku dan Nona Aleta, tuanku."
Mendadak Pak Romis tersedak kopi yang sedang diteguk. Matanya melotot ke arah Jhon.
"Kau yakin?" Tanya Pak Romis terdengar ragu.
Jhon mengagguk mengiyakan. Tapi tak jua membuat Pak Romis berhenti menatap lekat pria yang sudah menjadi karyawannya.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Mengapa Pak Romis bersikap demikian?
Siapa dua orang yang Jhon sebut?