MasukLogan tidak bisa mengalihkan tatapannya dari seorang gadis asia yang berdiri gelisah di salah satu sudut bar. Gadis itu memakai dres ketat berwarna merah dengan belahan dada yang sangat terbuka dan jemari yang tidak berhenti meremas gaunnya canggung. Tidak lama kemudian, gadis itu tampak berjalan menuju ke arahnya bersama seorang wanita yang tidak lain merupakan istri Logan. Alice memiliki pesona yang tidak dimiliki gadis lain. Mata bulat dan tajamnya tampak sangat cantik dan elegan. Alice pikir, Logan akan segera bosan dan membuangnya. Tetapi, hubungan mereka terus berlanjut di malam-malam berikutnya. Logan membangkitkan hasrat terpendam Alice, keduanya terjerat dalam perselingkuhan penuh dosa. “Kau tidak akan pernah melupakan bagaimana caraku masuk di antara pahamu dan memenuhi dirimu dengan kenikmatan.” – Logan Maximillian.
Lihat lebih banyakAlice membuka pintu apartemennya cepat, dia berjalan masuk dengan langkah gontai. Lututnya sempurna lemas ketika berhasil duduk di tempat tidur, Alice berbaring lalu mengambil napas panjang.Alice tidak percaya apa yang baru saja dia alami satu jam yang lalu, bagian di antara pahanya masih sangat basah dan lembab. Napasnya menjadi terengah ketika membayangkan apa yang baru saja terjadi.
Alice berjalan masuk ke sebuah rumah besar di pusat kota Jakarta. Dia memakai gaun berwarna putih sederhana setinggi lutut. Alice sangat mengagumi rumah itu bahkan ketika masih berdiri di depan pintu. Tidak lama menunggu, pintu rumah itu terbuka dengan menampilkan sosok seorang pria yang menyambutnya dengan ramah.“Elisa ada di dalam, dia sudah menunggumu dari tadi. Sedang sibuk memasak makanan spesial untuk makan malam.” ucap Logan.