LOGINSetelah aku menyiksa Himawari, Aku beranjak pergi ke kamar ku untuk istirahat.
Sekarang sekitar jam 9 malam dan aku sudah menyiksa Himawari sejak tadi siang. Aku lupa waktu dan tidak sadar sudah malam hari.
Di dalam kamar ku, Aku membuka pakaian ku. Aku berdiri di depan cermin yang besar dimana aku dapat melihat seluruh badan ku dengan jelas.
Yang tersisa dari penutup tubuh ku hanyalah perban yang membaluti tubuhku.
Aku melepas perban yang membalut tubuhku satu persatu sampai tidak ada yang tersisa.
Di balik perban itu menyisakan sesuatu, Yaitu..
..Luka yang ada dan berbekas di tubuhku.
Di badan ku ada sangat banyak luka bekas senjata tajam yang dibuat secara paksa dan sengaja.
Di kedua tanganku juga ada bekas luka benda tajam yang di hasilkan oleh Cutter dan terlihat di buat secara paksa dan sengaja.
Hampir di seluruh tubuhku Tangan, Kaki, Badan bagian depan, Badan bagian belakang dan yang tersisa hanya bagian Kepala saja.
Aku menyisakan ini untuk hal yang khusus dan itu belum terpikirkan olehku.
Ahhhh...Betapa indahnya aku~
Aku sangat indah~
Lihat seluruh bekas luka ini...Ini semua sangat...Indah~
Aku meraba keseluruh bagian tubuhku yang terdapat luka dengan halus untuk merasakan dan menikmati tubuhku sendiri.
Ini...Sangat...Nikmat~
Aku menyukainya~
Aku menikmatinya~
Aku...-
Aku kemudian menaruh kedua tangan ku di wajahku untuk merasakan nikmat yang lebih.
Aku sangat-
Mataku terbuka dengan penuh kenikmatan.
Nafasku berat penuh kenikmatan.
Aku melihat kearah cermin melihat diriku sendiri yang tidak berpakaian dan tidak di lindungi oleh apapun hanya di penuhi dengan luka-luka yang di hasilkan oleh diriku sendiri.
“Ini benar-benar nikmat~”
“Ini benar-benar mengasikan~”
“Aku...Aku...Aku...-“
“...Menyukai diriku sendiri~”
Setelah aku menyiksa Himawari, Aku beranjak pergi ke kamar ku untuk istirahat.Sekarang sekitar jam 9 malam dan aku sudah menyiksa Himawari sejak tadi siang. Aku lupa waktu dan tidak sadar sudah malam hari.Di dalam kamar ku, Aku membuka pakaian ku. Aku berdiri di depan cermin yang besar dimana aku dapat melihat seluruh badan ku dengan jelas.Yang tersisa dari penutup tubuh ku hanyalah perban yang membalu
Jam 2 siang hari menandakan akhir dari kegiatan belajar-mengajar pada hari ini.Semua murid di persilahkan untuk pulang dari sekolah atau jika mereka memiliki kegiatan Klub mereka boleh berada di sekolah sampai kegiatan mereka selasai.Untukku aku masuk kedalam Klub Pulang kerumah yang dalam artian lain aku sama sekali tidak ikut dan bergabung dalam satu klub apapun.Setelah bell sekolah terakhir berbunyi yang menandakan berakhirny
Seperti yang sudah ku jelaskan sebelumnya..SMA Nishigami, Sekolah tempat aku menuntut ilmu terletak di bagian Barat dan di belakangnya terdapat sungai juga Sekolah ini sangat hijau. Sekolah ini memiliki banyak sekali tumbuhan dan pepohonan dapat di bilang sekolah ini adalah sekolah yang paling ramah lingkungan untuk halaman dan lingkungannya. Berada di sekitar sekolah ini membuatmu segar akan udara yang di hasilkan oleh pepohonan sekitar sekolah.Omong-omong alasan aku memilih sekolah ini karena sangat dekat dengan rumah.
Di perjalanan ku menuju sekolah, Banyak sekali orang-orang yang berlalu-lalang melewati ku. Aku tidak mengenali mereka sama sekali dan tidak ada satupun dari mereka yang menarik perhatian ku. Tapi kenapa aku merasa terganggu dengan mereka?Karena untuk ku aku sangat tidak suka keramaian. Aku sangat membenci keramaian dan sangat tidak suka jika ada banyak orang di sekelilingku. Cukup sekolah saja dimana ada banyak orang yang mengelilingi ku tidak perlu lebih dari sekolah.
Pagi hari yang cerah. Sinar mentari pagi yang menyinari dari balik jendela mengenai mataku membuat ku terbangun dari tidur ku. Aku terbangun dengan mata setengah terbuka dengan rasa masih mengantuk berat dimata. Tapi aku harus memaksa diri ku untuk terbangun dari tidur ku untuk bersiap pergi ke sekolah.Aku mengangkat tubuh bagian atas ku yang berbaring di atas kasur yang empuk ke posisi duduk di atas kasur. Untuk menyegarkan diri ku, Aku meregangkan tubuh ku agar tidak pegal dengan menarik kedua tangan ku ke atas.Setelah meregangkan tubuh ku, Aku beranjak dari kasur menuju
Sejak kecil, Aku memiliki masalah di dalam diriku. Aku sendirian, Kesepian, Tidak ada yang mencintaiku, Tidak ada yang menemaniku, dan tidak ada yang ingin bersamaku.Keluargaku juga tidak mencintaiku. Ayah ku hanya sibuk dengan pekerjaannya dan Ibu ku sibuk dengan dunianya. Mereka berdua bahkan tidak pernah menganggap aku ada di dalam kehidupan mereka. Mereka…Melupakan ku.Di sekolah aku hanya murid yang dikenal biasa saja..Tapi, Tidak untuk beberapa orang. Mungkin karena alasan dimana aku selalu mengenakan perban di beb