LOGIN
Pintu kamar Merry yang terkunci dari dalam membuat keluarga khawatir, pasalnya setelah ayah Leo berkali-kali mengetuk pintu namun tak kunjung mendapatkan jawaban dari putrinya itu."Paman bagaimana ini?" seru Shenan dengan nada khawatir."Tenanglah sayang, paman akan mendobrak pintu nya." Leo mempersiapkan diri dengan memiringkan badan lalau membenturkan bahu kirinya sekuat tenaga ke daun pintu hingga terdengar suara benturan yang begitu keras.Sekali lagi Leo kembali mencobanya, "Merry, buka pintunya.. apa yang sedang kau lakukan di dalam? Pernikahan mu sebentar lagi akan di mulai."Namun tetap saja mereka tal mendapatkan jawaban, dobrakan terkahir membuatnyanberhadil membuka paksa pintu kamar."Paman?" Shenan menutup mukut drngan kedua tangannya saat mendapati kamar Merry kosong tak berpenghuni."Anak sialan tiu, berani sekali dia mencoreng wajahku!" geram Leo sembari