LOGIN
Kalea Pradita gadis yang penuh kecerian dan masih sangat polos. Umurnya masih 20 tahun. Ia adalah seorang penyanyi muda berbakat. Perawakannya Tinggi, kulit putih mulus, rambut hitam, lebat dan selalu sepanjang bahu. Ia senang sekali jika rambutnya dikuncir setengah. Dia bilang menampilkan sisi feminimnya.
Kalea biasa disapa Lea. Kalau papihnya lagi iseng selalu memanggil anak kesayangannya itu dengan panggilan Lele. Karna memang Lea juga menyukai ikan lele. Tapi hal yang lain yang disukai oleh Lea dan ga boleh ketinggalan setiap harinya adalah es krim.
Karna sudah sedari kecil suka sekali makan es krim dan setiap harinya selalu dimanja oleh mamihnya jadi ia selalu stock es krim di kulkasnya setiap hari. Ngomong-ngomong Lea ini masih belum punya pacar loh. Padahal banyak banget cowo-cowo yang ngejar Lea. Bahkan cowo-cowo itu seneng banget ngirimin bunga untuknya. Tapi bukan bunga sembarang bunga. Ada 1 bunga yang spesifik dia suka yaitu adalah bunga peony dan cowo-cowo itu selalu mengiriminya bunga peony ke rumahnya.
“non, ada kiriman bunga lagi nih”kata mbok Ijah menenteng sekeranjang rangkaian bunga peony yang baru saja sampai dan diantarkan oleh kurir
“makasih mbok. Dari siapa ya?”tanya Lea sambil melangkah mendekati bunga peony yang diletakkan di meja cabinet di kamarnya
“ga tau non. Si mbok ga nanya kesitu-situ sih sama kurirnya. Palingan juga dari si tuan muda Mario. Seperti biasa.”Katanya sambil menyeringai dan mohon diri untuk kembali turun
Ia membuka kartu ucapan yang diletakkan diantara bunga-bunga indah yang sangat ingin sekali dipeluknya. Bunga itu campuran warna kuning dan putih.
“Mario”gumamnya “tau dari mana dia alamat rumahku”katanya berceloteh sendiri
Lea baru saja menempati rumah barunya beberapa hari ini. Dan Mario sudah tau saja alamat rumahnya yang baru.
‘Dasar penguntit’gumamnya dalam hati.
Tak lama kemudian suara dering dari ponselnya terdengar begitu nyaring hingga membuat Lea terkejut. Kemudian ia meraih iPhone keluaran terbaru itu di nakas sebelah tempat tidurnya. Terpampang jelas disana ada nama lelaki yang baru saja mengirimkan bunga untuknya.
“halooo manis”sapa Mario begitu nada sambungnya terhubung dengan Lea
“manis manis… emangnya gw gula!”jawab Lea sewot “mau ngapain sih lo pake segala ngirimin gw bunga? Dan tau dari mana alamat rumah gw yang baru?”kemudian duduk di ujung tempat tidurnya
“ya gw kan tau lo suka sama cowo yang romantis. Jadi gw ya pengen ngasih bunga itu ke lo. Apalagi bungan peony itu lambang cinta gw buat lo. Karna gw cinta sama lo. Ya jadi gw cari taulah. Mau kemana kek pasti gw bakalan tau lo dimana.”
“hoekk, pagi-pagi udah dengar rayuan gombal lo. Bisa ga sih lo ga neggombalin gw sehari aja?”
“engga bisalah sayang. Kalo gw ga ngegombalin lo. Lidah gw nanti gatel-gatel. Mangkanya gw selalu harus neggombalin lo setiap hari. Kalo perlu setiap saat”
“diihhh… kurang kerjaan apa gimana sih lo? Udah Cuma mau ngomong itu aja kan?
“eits, tunggu dulu sayangku”
“sayangku sayangku. Sejak kapan kita jadian. Gw ga mau ya dibilang cari-cari sensasi dan pansos gara-gara pacaran sama lo”
“oh engga dong sayang. Tentu aja aku tulus sama kamu”
“udah ah, berisik gw mau olahraga. Jadi ga usah ganggu gw”katanya kemudian memutuskan sambungan telponnya
Lea kemudian mengambil baju yang sudah ia siapkan untuk ia kenakan lalu memasukannya dalam tas olahraga yang sudah ia ambil dari walk in closetnya.
/ / / / / /
AUTHOR'S Note :
Hai, Semoga kalian suka dengan Novelku yang pertama di Good Novel ini ya. Jangan lupa untuk di Comment dan ditunggu reviewnya.
Selalu jaga kesehatan kalian ya ^_^
Love,
Author ❤ ❤ ❤
Kalea Pradita gadis yang penuh kecerian dan masih sangat polos. Umurnya masih 20 tahun. Ia adalah seorang penyanyi muda berbakat. Perawakannya Tinggi, kulit putih mulus, rambut hitam, lebat dan selalu sepanjang bahu. Ia senang sekali jika rambutnya dikuncir setengah. Dia bilang menampilkan sisi feminimnya. Kalea biasa disapa Lea. Kalau papihnya lagi iseng selalu memanggil anak kesayangannya itu dengan panggilan Lele. Karna memang Lea juga menyukai ikan lele. Tapi hal yang lain yang disukai oleh Lea dan ga boleh ketinggalan setiap harinya adalah es krim.