LOGINRosemary Gold—gadis yang selalu berkhayal masuk ke dalam dunia lain atau setidaknya masuk ke dalam dunia novel seperti kebanyakan novel yang dia baca belakang ini. Dia mencoba segala cara, bahkan mencoba untuk berlari kejalanan agar dia mati seperti orang-orang dalam novel. Namun aksinya gagal karena dia tidak mati. Bunuh diri adalah jalan terakhir yang diambil oleh Rosemary Gold. Dia melakukan bunuh diri dengan menggantung dirinya di dalam kamarnya berbekal seutas tali dan novel favoritnya—dunia yang ingin dia masuki. Namun takdir berkata lain, Rosemary selamat, tetapi dia dinyatakan gila karena percobaan bunuh dirinya gagal. Setelah divonis sebagai orang gila dan diisolasi di Asylum. Rosemary yang tidak gila, tidak mempunyai niat lagi untuk masuk ke dalam dunia novel. Dunia yang hanya ada dalam imajinasi para penulis novel. Dia membenci semua penulis novel yang ada di seluruh negeri. Ketika Rosemary Gold membuka matanya setelah dia mengalami siksaan dari para pasien Asylum. Dia terbangun dan mendapati matahari bersinar begitu terang di atasnya. “Aku mati?” Dunia baru dan kehidupan baru, serta orang-orang baru telah ia masuki.
View More“Enyahlah!” pekik Rosemary sekencang mungkin ketika dia merasa frustasi akan semak berduri yang tengah bergulat dengannya.Rosemary mencoba menyingkirkan semak berduri dengan tangan terbuka. Tangannya penuh dengan luka gores dan luka tusuk akibat duri dari semak tersebut.Dia ingin keluar dari kurungan semak dan pohon-pohon besar yang mengelilinginya. Rosemary sangat kesal, sehingga dia tidak peduli dengan tangannya yang tengah terluka.Gaun berwarna cokelat gelap yang dia gunakan compang-camping seperti pakaian yang digunakan oleh pengemis. Rambut berantakan seperti habis diterbangkan oleh angin kencang. Rosemary tidak peduli dengan penampilannya saat ini. Dia hanya ingin cepat-cepat keluar dari tempat itu.Sementara, dia sedang bergulat menyingkirkan semak berduri, perutnya terasa lapar karena dia sendiri tidak tahu sejak kapan dirinya terlentang di tempat antah berantah yang tidak dia ketahui.“D
Tubuhnya terlentang melawan matahari yang bersinar pada puncaknya. Begitu terang dan panas terik seperti akan membakar kulitnya. Suasana di sekitar sangat senyap, tidak ada suara sama sekali mengusik gadis yang matanya masih tertutup. Meskipun matahari tengah menyengat kulitnya dengan panas yang luar biasa.“Dia sepertinya akan sadar.”“Nona tidak mati, dia hanya pingsan.”Bau menyengat seperti sampah menusuk indra penciumannya, barulah pada saat itu, gadis tersebut menggerakkan kepalanya, tetapi matanya masih tetap terpejam seakan enggan untuk menyapa sang mentari yang tengah berada di atasnya.“Haruskah kita mencari sesuatu untuk melindunginya dari sengatan matahari?”“Sengatan matahari bisa membangunkannya. Jadi biarkan saja agar Nona cepat terbangun.”Untuk beberapa saat dia semakin intens menggelengkan kepalanya karena bau busuk yang menyengat hidungnya. Dengan memaksakan kelop
“Dia sangat kotor dan jelek,” ujar salah satu pasien yang menghampiri Rosemary—sambil cekikikan.“Dia juga sangat bau, mungkin tidak mandi selama berhari-hari, hahaha.”“Ah, dia kurus dan kulitnya kusam. Tidak cantik seperti boneka ini.”Satu persatu pasien berdatangan menghampiri Rosemary yang hanya menatap mereka dengan tidak peduli. Rosemary hanya memeluk novelnya lebih erat karena beberapa hari yang lalu, salah satu pasien mencoba merebut novel tersebut. Dia sampai berkelahi dengan pasien tersebut dan mengalami luka pada bagian bibir, mata kirinya, hingga sekarang pun bibir Rosemary masih bengkak. Namun, lukanya tidak terlalu parah dan hampir memudar.“Kalian semua hanyalah sekumpulan orang gila.” Celetuk Rosemary memandang risi pada kumpulan pasien yang tengah mengelilinginya.“Hehehehe,” salah satu pasien pria tertawa sadis mendengar celetukan Rosemary. “Aku mau buku itu!”Mat
“Pasien bernama Rosemary Gold, seseorang dari keluarga Gold mencarimu.” Ujar seorang petugas medis wanita ketika memanggil Rosemary yang berada di dalam bangsalnya. Dia membuka pintu bangsal Rosemary, dan menyuruh dua orang petugas laki-laki masuk ke dalam.Rosemary tengah menatap ke arah mereka dengan pandangan redup. Kelopak matanya hanya terbuka setengah, sedangkan bulu mata tebalnya tidak lagi lentik seperti dua bulan lalu.Ya, Rosemary Gold dinyatakan kehilangan akal sehatnya dua bulan lalu. Lantas dia dengan paksa di bawa ke Asylum tempat yang mana dia berada saat ini. Tempat yang menjadi rumah barunya dan harus dia terima, meski Rosemary menolak dan menyatakan dirinya tidaklah gila.Tubuh Rosemary sangat kurus seperti dia tidak makan dengan benar selama dua bulan terakhir. Memang, Asylum menjadi tempat paling berbahaya baginya karena pasien lain mengambil jatah makanannya.Para petugas medis hanya membi