Share

Rosemary Gold (Bahasa Indonesia)
Rosemary Gold (Bahasa Indonesia)
Author: Apple Leaf

Prolog

Author: Apple Leaf
last update publish date: 2020-11-02 10:26:35
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Rosemary Gold (Bahasa Indonesia)   6. Tangan berdarah

    “Enyahlah!” pekik Rosemary sekencang mungkin ketika dia merasa frustasi akan semak berduri yang tengah bergulat dengannya.Rosemary mencoba menyingkirkan semak berduri dengan tangan terbuka. Tangannya penuh dengan luka gores dan luka tusuk akibat duri dari semak tersebut.Dia ingin keluar dari kurungan semak dan pohon-pohon besar yang mengelilinginya. Rosemary sangat kesal, sehingga dia tidak peduli dengan tangannya yang tengah terluka.Gaun berwarna cokelat gelap yang dia gunakan compang-camping seperti pakaian yang digunakan oleh pengemis. Rambut berantakan seperti habis diterbangkan oleh angin kencang. Rosemary tidak peduli dengan penampilannya saat ini. Dia hanya ingin cepat-cepat keluar dari tempat itu.Sementara, dia sedang bergulat menyingkirkan semak berduri, perutnya terasa lapar karena dia sendiri tidak tahu sejak kapan dirinya terlentang di tempat antah berantah yang tidak dia ketahui.“D

  • Rosemary Gold (Bahasa Indonesia)   5. Melawan matahari

    Tubuhnya terlentang melawan matahari yang bersinar pada puncaknya. Begitu terang dan panas terik seperti akan membakar kulitnya. Suasana di sekitar sangat senyap, tidak ada suara sama sekali mengusik gadis yang matanya masih tertutup. Meskipun matahari tengah menyengat kulitnya dengan panas yang luar biasa.“Dia sepertinya akan sadar.”“Nona tidak mati, dia hanya pingsan.”Bau menyengat seperti sampah menusuk indra penciumannya, barulah pada saat itu, gadis tersebut menggerakkan kepalanya, tetapi matanya masih tetap terpejam seakan enggan untuk menyapa sang mentari yang tengah berada di atasnya.“Haruskah kita mencari sesuatu untuk melindunginya dari sengatan matahari?”“Sengatan matahari bisa membangunkannya. Jadi biarkan saja agar Nona cepat terbangun.”Untuk beberapa saat dia semakin intens menggelengkan kepalanya karena bau busuk yang menyengat hidungnya. Dengan memaksakan kelop

  • Rosemary Gold (Bahasa Indonesia)   4. Tidak ada gunanya

    “Dia sangat kotor dan jelek,” ujar salah satu pasien yang menghampiri Rosemary—sambil cekikikan.“Dia juga sangat bau, mungkin tidak mandi selama berhari-hari, hahaha.”“Ah, dia kurus dan kulitnya kusam. Tidak cantik seperti boneka ini.”Satu persatu pasien berdatangan menghampiri Rosemary yang hanya menatap mereka dengan tidak peduli. Rosemary hanya memeluk novelnya lebih erat karena beberapa hari yang lalu, salah satu pasien mencoba merebut novel tersebut. Dia sampai berkelahi dengan pasien tersebut dan mengalami luka pada bagian bibir, mata kirinya, hingga sekarang pun bibir Rosemary masih bengkak. Namun, lukanya tidak terlalu parah dan hampir memudar.“Kalian semua hanyalah sekumpulan orang gila.” Celetuk Rosemary memandang risi pada kumpulan pasien yang tengah mengelilinginya.“Hehehehe,” salah satu pasien pria tertawa sadis mendengar celetukan Rosemary. “Aku mau buku itu!”Mat

  • Rosemary Gold (Bahasa Indonesia)   3. Asylum

    “Pasien bernama Rosemary Gold, seseorang dari keluarga Gold mencarimu.” Ujar seorang petugas medis wanita ketika memanggil Rosemary yang berada di dalam bangsalnya. Dia membuka pintu bangsal Rosemary, dan menyuruh dua orang petugas laki-laki masuk ke dalam.Rosemary tengah menatap ke arah mereka dengan pandangan redup. Kelopak matanya hanya terbuka setengah, sedangkan bulu mata tebalnya tidak lagi lentik seperti dua bulan lalu.Ya, Rosemary Gold dinyatakan kehilangan akal sehatnya dua bulan lalu. Lantas dia dengan paksa di bawa ke Asylum tempat yang mana dia berada saat ini. Tempat yang menjadi rumah barunya dan harus dia terima, meski Rosemary menolak dan menyatakan dirinya tidaklah gila.Tubuh Rosemary sangat kurus seperti dia tidak makan dengan benar selama dua bulan terakhir. Memang, Asylum menjadi tempat paling berbahaya baginya karena pasien lain mengambil jatah makanannya.Para petugas medis hanya membi

  • Rosemary Gold (Bahasa Indonesia)   2. Rosemary!

    “Saya menyarankan agar Rosemary segera mendapatkan perawatan medis atau setidaknya Anda bawa putri Anda ke psikiater.” Kata petugas keamanan di wilayah tersebut yang mendapati keadaan dalam rumah keluarga Gold yang tengah gaduh karena aksi bunuh diri Rosemary Gold.Raymond Gold dan Emma Gold hanya saling menatap satu sama lain. Rosemary merupakan putri satu-satunya di keluarga Gold. Jika, Rosemary benar-benar dinyatakan gila, maka keluarga Gold tidak akan memiliki penerus karena Emma Gold tidak bisa mempunyai keturunan.Tentu saja mereka berpikir keras saat ini. Siapa yang akan mau menikah dengan orang gila atau mantan orang gila?“Terima kasih atas saran Anda. Kami akan membawa Rosemary ke psikiater secepatnya." Kata Raymond Gold dengan wajah panik. “Kami harus membawa putri kami ke rumah sakit terlebih dulu untuk mengetahui kondisinya saat ini.”“Baiklah, Tuan Gold. Kalau terjadi sesuatu seperti ini lagi, hubungi

  • Rosemary Gold (Bahasa Indonesia)   1. Aku harus mati!

    “Aku harus mati!” kata Rosemary Gold yang tengah berdiri di pinggir jalan.Dia mengepalkan tangannya erat-erat. Tekadnya sudah sangat bulat untuk mati hari ini. Ketika Rosemary melihat sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi, dia berlari ke tengah jalan menghadang mobil tersebut.“Ahk!” Rosemary Gold berteriak. Bahkan sebelum mobil itu mengenai tubuhnya.Matanya terbelalak melihat ke arah mobil yang berhenti di depannya. Tubuh Rosemary seketika bergetar. Jantungnya terasa akan jatuh. Kematian yang dia harapkan tidak menjemputnya saat itu.Pria di dalam mobil keluar dengan amarah di wajahnya. Dia menutup pintu mobilnya dengan kasar. Matanya melotot pada Rosemary yang membeku di tempat.“Kamu ingin mati? Dasar gadis bodoh. Jika kamu ingin mati jangan berlari ke depan mobilku. Gantung saja dirimu di dalam kamar.” Ujar pria itu dengan nada lantang, membuat Rosemary bergeming.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status