Home / All / Terpaksa Menikahi Sepupuku Sendiri / Sepasang Sepupu Tidak Waras

Share

Sepasang Sepupu Tidak Waras

Author: Diana
last update publish date: 2020-11-10 09:54:36

Kimi yang mendengar umpatan kesal Adit bukannya merasa takut, namun ia menertawai Adit yang kini tengah meringgis kesakitan karna merasa kesakitan di bagian bokongnya.

Hahaha, mampus, memang enak” ngatain “Badan dan otot besar namun kekuatan gitu-gitu aja, kamu laki atau bukan sih?”

Kimi kembali tertawa melebar setelah mengatakan hal itu kepada Adit, Kimi merasa lucu dengan apa yang baru saja ia lakukan kepda Adit dan itu membuat Adit merasa sedikit kesal dengan ulah adik sepupunya.

“Udah, ketawanya! ayo pulang! mama dan tante menunggu kamu di rumah,” ajak Adit dengan nada kesal.

“Enggak! aku ngak mau pulang sama kamu, lagian aku bawa motor!” ucap Kimi dengan nada juteknya kepada Adit.

Namun Kimi lupa kalau ia kekampus hanya di antar oleh Daddynya, dan tidaklah menggunakan motor karna Becca melarangnya menggunakan motor karna menurut Becca calon penganting tidak boleh pergi sendirian tampa ada yang mendapingi, hingga akhirnya ia pergi ke kampus dengan di antar oleh Daddynya.

Adit yang mendengar ucapan Kimi, menertawai, karna ia tau kalau Kimi datang ke kampus di antar oleh Omnya.

“Kamu lupa ya Kim? Hahaha, kalau kamu datang ke kampus di antar sama Om, hahaha,” meledek itulah yang saat ini Adit lakukan.

Dan itu membuat Alma dengan segera pamit kepada Kimi dengan alasan ia ingin ke toilet karna ia merasa pusing melihat perdebatan yang di lakukan sepasang sepupu yang ada di hadapannya.

“Kim, aku ke toilet dulu ya, kalau kamu mau pulang, kamu pulang saja, kamu tidak perlu menungguku.”

Setelah mengatakan hal itu kepada Kimi, Alma berjalan ke arah toilet, namun ia tidak pergi ke toilet melainkan keluar dari kampus karna ini sudah menunjukkan jam pulang.

“Ha, dasar sepasang sepupu tidak waras,” umpat Alma ketika ia berhasil keluar dari halaman kampus tampa Kimi ketahui.

Kimi menatap tajam ke arah wajah Adit yang kini tengah mengejeknya, ia merasa kesal ketika Adit menertawainya.

Lima belas menit kemudian.

Kimi dan adit berada dalam satu mobil yang sama, Kimi hanya terdiam sementara Adit pokus melihat ke arah jalanan karna saat ini ia tengah mengemudikan mobil, di dalam mobil yang mereka tumpangin sungguh sangat sunyi hanya ada suara mesin dan klakson mobil yang selalu Adit bunyikan.

“Aku tidak mau menikah denganmu!” ucap Adit, Kimi bersamaan saling bertatapan lalu sama-sama kembali membuang muka.

“Hem, aku tidak mau menikah dengan kamu!” ucap Kimi dengan nada suara judesnya.

Kimi melipat tangan di dada karna ia merasa sangat kesal ketika mengingat pernikahan yang akan mereka lansungkan esok lusa.

“Siapa juga yang mau menikah dengan gadis kasar, dan judes sepertimu?” balas Adit.

Kimi yang mendengar ucapan Adit merasa benar-benar kesal hingga ia sampa berkata.

“Lebih baik aku jadi perawan tua, daripada aku harus memiliki suami playboy urakan dan tidak tau malu sepertimu,” Balas Kimi tidak mau kalah dengan apa yang baru saja Adit katakan.

“Kau” Adit menujuk Kimi dengan jari telunjuknya karna merasa sangat marah dan kesal mendengar apa yang baru saja Kimi katakan yang mengatakan kalau dirinya urakan dan tidak tau malu, kalau playboy Adit mengakui dirinya meman playboy.

Memang Adit mengakui dirinya playboy namun ia tidak terima ucapan Kimi yang mengatainya urakan dan tidak tau malu.

“Apa!!” balas Kimi menggigit jari telunjuk Adit yang mengarah ke arahnya dengan sangat kerasnya dan itu membuat Adit lansung mematikan mesin mobilnya karna merasa kesakitan dengan gigitan Kimi di jari telunjuknya.

Setelah melakukan hal itu kepada Adit, Kimi dengan segera membuka pintu mobil lalu turun dan berlari masuk ke dalam rumahnya karna telah sampai di depan pintu utama rumahnya.

Namun sebelum ia masuk ke dalam rumahnya, Kimi kembali meledek Adit dengan menggoyangkan pinggulnya dengan gaya bebek yang ingin terban, sambil bernyanyi.

“Memang enak, wek, wek, wek, memang enak we, wek, wek,” nyanyian ledek Kimi untuk Adit yang kini masih berada di dalam mobilnya.

“Dasar bocah rese, ngesellin” mengumpat “Bagaimana nasipku jika memiliki istri sepertinya?” mengacak rambut “Palingan seminggu aku sudah gila, oh, jangan sampai semoga pernikahan ini di batalkan,” Doa Adit yang tidak ingin memiliki istri seperti Kimi.

Adit turun dari mobil lalu berjalan masuk ke dalam rumah tantenya yang tidak lain adalah rumah Becca dan Aby, karna di dalam mamanya pasti telah menunggunya.

“Eah, mama dan tante pasti sudah tidak waras ingin menikahkan kami berdua, kami ini kan sepupu, masa sepupu menikahi sepupuh.” Umpat pelan Adit berjalan masuk ke dalan masuk tantenya.

Adit tidak bisa berfikir kenapa mama dan tantenya ingin sekali menikahkan mereka berdua, padahal mereka berdua tau kalau sipat Kimi dan sifat Adit sangat bertolak belakang.

Kimi yang tidak menyukai pemuda playboy sepertinya, sementara Adit tidak menyukai gadis seperti Kimi yang selalu berpenampilan seperti laki-laki yang suka menggunakan celana jeans panjang dan baju kaos lengan panjang itulah pakaian yang selalu Kimi gunakan karna memang Kimi tidak suka berpenampilan nora sama seperti Mauren kekasih Adit di kampus.

Adit hanya menyukai gadis-gadis yang berpenampilan elegant yang terlihat anggun jika berjalan ke arahnya bukan seperti Kimi yang siap membanting tubuhnya jika merasa kesal kepadanya.

Kimi melihat ke arah tante dan mommynya yang kini tengah sibuk memili gaun yang akan Kimi gunakan esok lusa untuk menjalankan ijob qobul.

“Mha, jadi aku akan benar-benar menikah dengan Adit besok lusa?” ucap pelan Kimi memasang wajah masam melihat ke arah Mommy dan tantenya.

Kimi kembali merasa kesal ketika Adit tiba-tiba menabrak tubuhnya dengan tubuhnya karna keasikkan menelpon Adit tidak menyadari kalau saat ini Kimi tengah berdiri melihat ke arah Mommy dan tantenya.

“Aoo, pelan-pelan donk Dit,” berteriak “Kalau jalan lihat-lihat, mata jangan di simpan di kepala taruhnya di jidat,” Kimi bertambah kesal ketika Adit membuatnya hampir terjatuh.

“Maaf, maaf aku tidak sengaja ya Kim,” ucap pelan Adit.

Adit bingun dengan dirinya kenapa ia tiba-tiba berbicara pelan seperti itu kepada Kimi dan itu membuat tante dan mamanya tersenyusambil berkata.

“Wah, kamu harus ektra sabar menghadapi Kimi Dit,” ucap pelan Becca tersenyum melihat ke arah anak dan calon menantunya.

Adit yang medengar ucapan tantenya hanya tersenyum masam, menyadari kalau ucapannya kepada Kimi membuat tante dan Mamanya merasa salah paham.

Hari pernikahan telah tiba, Kimi memandang tidak suka pantulan wajah mommy dan tantenya tengah berpelukan di belakangnya, sementara dirinya telah di rias di depan cermin karna sebentar lagi akan menjalani ijob qobul dengan Adit sepupu urakannya.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Terpaksa Menikahi Sepupuku Sendiri   Sepasang Sepupu Tidak Waras

    Kimi yang mendengar umpatan kesal Adit bukannya merasa takut, namun ia menertawai Adit yang kini tengah meringgis kesakitan karna merasa kesakitan di bagian bokongnya.Hahaha, mampus, memang enak” ngatain “Badan dan otot besar namun kekuatan gitu-gitu aja, kamu laki atau bukan sih?”Kimi kembali tertawa melebar setelah mengatakan hal itu kepada Adit, Kimi merasa lucu dengan apa yang baru saja ia lakukan kepda Adit dan itu membuat Adit merasa sedikit kesal dengan ulah adik sepupunya.“Udah, ketawanya! ayo pulang! mama dan tante menunggu kamu di rumah,” ajak Adit dengan nada kesal.“Enggak! aku ngak mau pulang sama kamu, lagian aku bawa motor!” ucap Kimi dengan nada juteknya kepada Adit.Namun Kimi lupa kalau ia kekampus hanya di antar oleh Daddynya, dan tidaklah menggunakan motor karna Becca melarangnya menggunakan motor karna menurut Becca calon penganting tidak boleh pergi sendirian tampa ada yang mendapingi, hingga akhirnya ia pergi ke kampus dengan d

  • Terpaksa Menikahi Sepupuku Sendiri   Playboy Urakan

    Aaaaaaaaaa.Suara teriakan Kimi mengema di dalam kanting kampus,setelah membayangkan ia akan menjalani ijob qobul dengan Adit besok lusa, iatidak habis berpikir kenapa orang tuanya tega menikahkan mereka berdua padahalmereka berdua adalah sepupu.Semua maha siswi dan maha siswa yang makan di dalam kantin, semuanya beralih melihat ke arah Kimi dan Alma.“Kenapa dia? Mungkin sudah tidak waras” ucap salah satu mahas siswayang tengah makan di dalam kanting.Kimi yang mendengar ucapan maha siswi yang mengatakan hali itu kepadanya tidak beraksi apa pun karna ia merasa sangat pusing memikirkan masalah pernikahan dengan sepupunya yang akan di gelar esok lusa.Kimi adalah putra bungsu dari Aby dan Rebecca Atmaja, Kimim masih memiliki tiga kakak, dua cowa satu cewek, kakar pertama bernama Kaisar dan kakak keduanya si kembar yang tidak identik yang bernama Arsean dan Ellena.Kimi tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik memiliki tubuh yang r

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status