LOGIN"kamu kenapa maksa gini sih, jangan, aku bilang jangan, aku belum siap, udahh ahh, geli tauu" protesku"kamu sayang aku kan? kamu cinta kan? kamu seriuskan sama hubungan ini?" tatap iris coklat pria kesayanganku"iya, aku sayang kamu" jawabku tersenyum sayu"kalau gitu buktiin semuanya" pintanya" memangnya untuk membuktikan itu semua apa aku harus memberikan segalanya?termasuk tubuhku???"Ini bukanlah kisah romansa yang dipenuhi bumbu-bumbu manis memabukkan, Namun pernahkah kalian melirik sedikit makna dari sebuah hubungan???Mungkin kalian akan belajar banyak dari Nayna yang memaknai sebuah hubungan, mencintai racun dan menggenggamnya. Atau kalian tanpa sadar justru merasakan apa yang nayna rasakan, karena kalian mengalami hal yang sama.Cobalah membuka dunia baru terlepas dari manisnya sebuah hubungan, sedikit berpaling untuk melihat sisi lain dari sebuah hubungan dan perjuangan. Sudah pantaskah dia kita perjuangankan? sudah pantaskah dia menjadi penggenggam masa depan?sekali lagi selamat datang penikmat alur, dan selamat mengenal NAYNA
View MoreKedatangan Aldi diluar dugaanku, mengingat aku dan aldi sempat saling berdebat. Dengan keras dia melarangku untuk dekat dengan reno. Tapi ia bertingkah tidak seperti seorang pria. Dia membuatku untuk tetap menyukainya tapi tidak berani memegangku. Itu tidak adil. Jika dia bisa dekat dengan wnaita lain seperti devi, mengapa aku tidak bisa dekat dengan pria lain. lagipun aku dan reno dekat karena memang aku nyaman berteman dengannyasebisa mungkin aku menengakan situasi, reno ditemani yang lain duduk disisi api unggun yang berbeda, sementara aku duduk disebelah aldi. berharap suasana hati aldi tidak merusak suasana yang sudah aku dan yang lain dapatkan dari reno malam ini
"Kalau ada apa-apa lo kabarin gw ya?" ucapku pada reno sembari menunggu rani datang menjemputku. Hari itu keadaan reno sudah jauh lebih baik. Hanya menunggu luka-lukanya pulih. Suster juga memberi kabar kalau reno bisa pulang segera."iya bawel.""lo udah ketinggalan banyak mapel kuliah""iya nay, nanti gw belajar sendiri""anak laki mana doyan belajar" sindirku. Re
"Enggak kok, ini udah mau pulang. Iya iya, bye" ucapku menutup telfon. Aku lupa waktu ketika sibuk mencari bahan-bahan untuk lomba novelis. sampai aku tidak sadar langit sudah berganti menjadi malam. Rani yang menelfonku sudah protes tidak menentu, mengingat waktu saat itu sudah menunjukkan pukul sebelas malam.Sebenarnya tidak ada masalah jika aku keluar sendirian, hanya saja rani takut terjadi sesuatu padaku, karena aku menyetir mobil sendirian.aku menyalakan musik DJ di mobilku, ya ada sedikit rasa sunyi yang aku rasakan. Badanku bergoyang mengikuti irama musik, aku masih menikmati musik sampai diperjalanan aku terpekik dan membuatku berhenti mendadak.
Hari itu terlihat perbedaan yang sangat jelas antara Reno dan Aldi. Mereka memang saling sapa, masih dengan keadaan yang biasa-biasa saja disatu kelas. Tapi aku bisa merasakan perubahan diantara mereka. Mereka tidak se akrab dulu. Mereka berteman namun aku rasa ikatan yang mereka jalani tidak lagi seperti sahabat.Baik aldi maupun reno berubah haluan, jika tadinya mereka sangat dekat. Kini mereka memilih teman mereka yang lain untuk jadi dekat. Kebiasaan rasa penasarankupun muncul. sebenarnya aku tidak ingin ikut campur urusan mereka. Apalgi para cowok-cowok punya caranya sendiri untuk menyeesaikan masalah diantara mereka bukan.