Sean menggeram tertahan lantaran menyaksikan adik satu-satunya mengenakan rok seragam sekolah sebatas paha, menampilkan kulit mulus tanpa cacat sedikit pun. Sean ingin sekali mengomeli Joana pagi ini, menyuruh mengganti ke seragam yang lebih sopan, tetapi ia urungkan lantaran melihat binar bahagia di mata sang adik. Sean tidak ingin menghancurkan mood si bungsu dan juga tidak ingin memulai hari dengan buruk. Untuk hari ini, ia akan memberi kelonggaran, tetapi tidak lain kali! Adiknya bukan barang pajangan yang bebas dilihat dan disentuh oleh siapa saja.“Pagi, Abang.” Joana mengecup pipi Sean dengan lembut sembari tersenyum. Lantas duduk di kursi kosong.Joana menghela napas pelan saat Mbok Rahma memberikan roti berisi selai stroberi dan susu hangat. Joana tidak suka aroma dan rasa stroberi, tetapi ia tidak punya pilihan lain selain menikmati. Kata Sean, itu adalah buah kesukaan Joana, tetapi Joana merasa itu adalah buah yang paling ia benci di
Last Updated : 2020-08-04 Read more