Setelah berganti pakaian dan mengeringkan rambut, Emilly turun ke bawah membantu bibi Tiah untuk menyiapkan makan malam. Tak enak hati rasanya, bila ia hanya berdiam diri di kamar lagi pula ini masih sore.Di dapur terlihat Bibi Tiah tengah sibuk memasak hingga wajahnya sedikit basah terkena keringat yang bercucuran. Wanita paruh yang itu terlihat serius dengan masakannya."Bibi, sini aku bantu," kata Emilly yang berjalan mendekat ke arahnya, kemudian mulai membersihkan sayuran yang terletak di meja dapur."Tidak usah, lebih baik kau istirahat saja karena kau pasti lelah," kata wanita paruh baya itu sambil tersenyum."Tidak apa-apa Bibi, apa yang akan Bibi masak? Wah sepertinya banyak sekali!" tanya Emilly sambil melirik meja makan, di sana sudah ada beberapa menu yang kelihatan lezat. Air liurnya terasa akan menetes saat melihat makanan kesukaannya yaitu Rendang Sapi."Bibi hanya memasak beberapa menu kesukaanmu dulu, karena saat berada di luar ne
Terakhir Diperbarui : 2020-08-07 Baca selengkapnya