Author POVViolen terjebak dalam kegundahan yang tidak menentu. Entah ia harus bahagia atau merasa was-was untuk menyikapi situasi yang ia alami. Bahagia karena yang memberinya surat adalah Daren, atau merasa khawatir karena tidak biasanya dia mendapatkan surat seperti ituViolen masih diam menatap surat yang terletak diatas meja, ia sibuk menyeruput juss jeruknya, sementara surat itu hanya ia tatapi penuh keraguan. Lesley yang duduk didepan violen, seperti biasa menemani sahabatnya yang selalu berkunjung ke cafenya usai pulang dari kuliah. Dan kini sahabatnya terjebak dalam kegundahan
Terakhir Diperbarui : 2020-09-12 Baca selengkapnya