"Jangan lari-lari, Abi."Iris mengingatkan Abi begitu dilihatnya bocah itu mulai mempercepat langkahnya. Sebagai balita yang dalam proses tumbuh kembang, aktifnya Abi, tentu, menjadi sebuah tanda yang bagus. Dia justru senang melihatnya, meski rasa lelah itu muncul usai mengikuti eksplorasi kecil sang bocah. Namun, sekarang bukan waktu yang tepat untuk melakukannya. Mereka tidak sedang berada di arena bermain. Wajar, jika Iris mengingatkan perilaku Abi. Ini semua demi keamanan putranya."Nggak bisa dibuka, kan?" ujarnya sambil tersenyum kecil ketika melihat Abi berusaha membuka pintu kaca di hadapannya. Abi jelas tak dapat menjangkau gagangnya yang berada jauh di atas kepalanya. Abi juga tak bisa mendorongnya karena beban tubuhnya ternyata tak mampu membuat pintu itu terbuka."Tunggu sampai Abi besar dulu baru bisa membuka pintunya." Rashi yang sejak tadi mengekor di belakang duo ibu-anak itu mendorong pintu kaca di depan Abi hingga membuatnya terbuka. Dia membi
Terakhir Diperbarui : 2020-10-13 Baca selengkapnya