Arena pelita amelia gadis cantik, ceria dan mandiri juga sederhana, dan ia adalah putri tunggal dari keluarga nya. Meskipun ia anak tunggal tapi tidak membuat ia menjadi sosok anak yang manja ia sangat sederhana.Itu yang menjadi point dan sorotan untuk semua orang termasuk aku.Aku mengenalnya sejak kami duduk dibangku SMP, waktu itu kami masih sangat polos, kami selalu bertengkar di mana kali kita bertemu kami selalu saling ejek tak pernah akur seperti Anjing dan kucing.Sampai kami menginjak bangku SMA lagi lagi kami satu sekolah bahkan kembali satu kelas di SMA 24 Bandung. Sore itu hujan sangat lebat Aku melihat Arena berdiri di pos satpam sekolah, menunggu jemputan, namun tak kunjung datang, akhirnya aku pun mengajak ia pulang bersama ku karna memang rumah nya searah dengan rumah ku. "Ayo naik, aku anterin pulang, hari udah semakin sore" "Memang nya boleh,? Meragukan" Ia ayuk, Cepetan naik,
Last Updated : 2020-10-10 Read more