Share

The destiny of my love
The destiny of my love
Author: Fitri Santia

1.Prolog

Author: Fitri Santia
last update publish date: 2020-10-10 17:49:36
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • The destiny of my love    3.Kenangan indah part 1

    Malam pun berganti menjadi siang.Tiin ... Tiin ... Tiin ... "Suara klakson motor berbunyi.

  • The destiny of my love    2.Kelulusan

    "Teng... Teng... Teng"Bel sekolah berbunyi.,Tak terasa tiga tahun sudah berlalu. Hari ini adalah momen yang sangat di tunggu, pembagian kelulusan untuk semua murid kelas 12 di salah satu sekola faporit di daerah kamiSontak semua murid pun terlihat sangat tegang dan cemas dengan menunggu keputusan itu.Termasuk aku dan sahabat ku Ina."Re, rasanya jantung ini terasa berdebar begitu kencang," sahut Ina dengan rasa cemas tangan yang menagkup dadanya dengan menggetarkan kaki di kursi yang kami duduki. Dengan gemetar"Tenang aja kali Nha, kita pasti lulus ko, aku yakin" sahut indah sesekali meneguk ludah nya sambil menepuk punggungnya perlahan, untuk menenangkan sahabat nya itu.Sudah menunggu cukup lama dan tiba waktunya info kelulusan nya di umum kan. Sontak semua murid pun mendadak menjadi sepi tak ada suara sahut menyahut sedikit pun dalam kelas. Salah satu guru paruh baya akhir nya memasuki kelas, berjalan den

  • The destiny of my love    1.Prolog

    Arena pelita amelia gadis cantik, ceria dan mandiri juga sederhana, dan ia adalah putri tunggal dari keluarga nya.Meskipun ia anak tunggal tapi tidak membuat ia menjadi sosok anak yang manja ia sangat sederhana.Itu yang menjadi point dan sorotan untuk semua orang termasuk aku.Aku mengenalnya sejak kami duduk dibangku SMP, waktu itu kami masih sangat polos, kami selalu bertengkar di mana kali kita bertemu kami selalu saling ejek tak pernah akur seperti Anjing dan kucing.Sampai kami menginjak bangku SMA lagi lagi kami satu sekolah bahkan kembali satu kelas di SMA 24 Bandung.Sore itu hujan sangat lebat Aku melihat Arena berdiri di pos satpam sekolah, menunggu jemputan, namun tak kunjung datang, akhirnya aku pun mengajak ia pulang bersama ku karna memang rumah nya searah dengan rumah ku."Ayo naik, aku anterin pulang, hari udah semakin sore""Memang nya boleh,? Meragukan" Ia ayuk, Cepetan naik,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status