author-banner
Kanietha
Kanietha
Author

Novels by Kanietha

Pretend (Love and Ambition)

Pretend (Love and Ambition)

Penerus bisnis, hal itulah yang menjadi alasan kedua orang tua Jingga untuk segera melakukan pertunangan yang hanya akan berjalan tiga bulan sebelum nantinya mereka menikah. Dan kecintaan Jingga terhadap pekerjaannya menjadi kuli tinta membuat dirinya menerima semua itu agar tidak terus direcoki untuk meneruskan bisnis keluarga. Sedangkan Samudra, adalah pria yang selalu menenggelamkan dirinya dalam urusan pekerjaan untuk pelarian dari kenangan masa lalunya. Semua bisnis yang tersentuh oleh tangannya selalu mendapat nilai sempurna dan apresiasi dari keluarga dan rekan bisnisnya. Namun, sebuah rasa yang rumit dengan mengatasnamakan cinta serta ambisi mengharuskan mereka untuk memilih dan berkorban. Lalu … apa serta siapa yang akan di pilih dan dikorbankan?
Read
Chapter: The Deals
Seminggu yang lalu.Gelak tawa saat ini tengah memenuhi ruang tengah di kediaman keluarga Sultan. Kedua sahabat yang sudah lama tidak saling berjumpa, karena kesibukan pada bisnis masing-masing itu, akhirnya bisa meluangkan waktu untuk sekedar makan malam.“Jadi Sat, kamu masih terjun langsung menangani semua bisnismu?” Tanya pria paruh baya yang bernama Prama Wira itu terhadap sahabatnya Abisatya Sultan.“Mau bagaimana lagi, putri sulungku tidak punya jiwa bisnis dan aku juga tidak bisa memaksanya kan? Sedangkan yang bungsu masih duduk di kelas sebelas.” Jelas Satya. “Kau itu yang enak, kedua putramu k
Last Updated: 2020-09-18
Chapter: It's All 'bout Business
Pria itu, Samudra Nandana Wira, pengusaha sekaligus pewaris tahta dari Wira Group, sudah berkali-kali melirik arloji di pergelangan tangannya. Waktu yang tersisa hanya sekitar dua puluh menit lagi, sebelum ia melangkahkan kakinya keluar dari ruang VIP sebuah restoran, untuk menuju sebuah acara penganugrahan yang diadakan oleh salah satu stasiun televisi swasta. Namun hingga saat ini, gadis itu, Jingga Denallie Sultan belum juga menampakkan batang hidungnya.Pria itu, kembali menyandarkan tubuhnya dan mendesah sedikit lelah dengan segala rutinitas tanpa henti yang setiap hari harus ia lakoni. Ia pun melepas jas yang sedari tadi dipakainya, menyampirkannya dengan rapi pada kursi kosong yang terletak di sampingnya. Lengan kemeja putihnya kini sudah ia linting sampai mendekati siku. Jemarinya mengetuk meja tanpa henti hingga suara ha
Last Updated: 2020-09-18
Me and My Broken Pieces

Me and My Broken Pieces

10
Hening adalah gadis serampangan dan sembrono yang hanya bisa menerima nasib karena perbuatan Ayahnya sebagai preman. Pada akhirnya ia hanya akan mengikuti ke mana takdir akan membawa jalan hidupnya.Genta, pria yang sangat mencintai keluarga terutama Mamanya itu, tidak pernah menyangka akan jatuh cinta kepada gadis preman yang akan membawa kepahitan pada masa lalu keluarganya. Kalau dulu, Genta dengan ikhlas melepaskan cinta pertamanya karena ikatan darah diantara mereka. Namun bagaimana untuk kali ini? Akankah Genta melepaskan lagi cintanya karena sebuah alasan klise yang disebut keluarga? -Saat mata harus dibalas mata, begitupun nyawa harus dibalas dengan nyawa. Dan, bagian terberat ketika aku mencintaimu adalah melepasmu serta kehilangan bagian terbesar dari diriku.--Hidup ini warna warni, tidak mungkin hanya hitam putih saja. Jangan berharap selalu bahagia, jangan juga berpikir kesedihan akan selamanya-
Read
Chapter: Marry Me
I'll say will you marry meI swear that I will mean itI'll say will you marry me...By Jason Derulo--Tubuh Genta sudah berada di bawah guyuran shower di kamar mandi. Ia masih mengingat dengan jelas malam panjang yang dilewatinya bersama Hening, beberapa jam yang lalu. Luar biasa! hanya itu yang bisa ia katakan untuk mengungkapkan semua perasaannya saat ini.Menghabiskan malam bersama wanita, memanglah bukan yang pertama kali bagi Genta. Namun bercinta dengan seseorang yang ia cintai dan menjadi pria pertama bagi wanita tersebut, membuatnya tidak bisa mengeluarkan kata-kata apapun. Hanya ada perasaan membuncah di dalam hatinya, yang selalu membuat bibirnya melengkung dengan sempurna.Namun ada satu yang mengganjal di hatinya. Genta bukan orang bodoh yang tidak tau apa sebenarnya, yang terjadi pada diri Hening semalam. Tapi, siapa yang punya niat jahat kepada gadis itu? Siapa yang di temui ol
Last Updated: 2020-10-18
Chapter: Forever Night Stand
A real man gives up one nigth stands, for a woman he can't one night without-Unknown--Kalau biasanya, di hari ulang tahunnya, Genta selalu merayakan dengan makan malam bersama keluarganya -mama dan papanya-. Namun kali ini, tidak. Ia hanya terpekur sendiri menatap pemandangan kota dari jendela kamar hotel yang telah di sewanya selama 2 hari ini.Mamanya sangat marah, atas sikap tidak sopannya terhadap keluarga Ara dan papanya angkat tangan, tidak ingin ikut campur. Selama hidup Genta, ia tidak pernah melihat mamanya itu marah kepadanya, apalagi hanya karena seorang wanita.Dan Hening, gadis itu masih tidak mau mengangkat telepon dari Genta. Chat darinya pun tidak di buka sama sekali. Pergi ke mana sebenarnya gadis itu, ia juga sudah dua hari tidak muncul di kantor. Kabar yang Genta terima dari Mei hanyalah kalau Hening di pindah tugas oleh Agam ke luar kota, tanpa tau pastinya. Aneh! Ya sungguh aneh.Lain lagi saat Genta
Last Updated: 2020-10-18
Chapter: Finding The Truth
Pride comes before a fall-Unknown--Genta meletakkan dagunya pada setir mobil, mengetukkan jemarinya berulang kali menatap tanpa menoleh sedikitpun pada pagar kos Hening. Dari semalam gadis itu tidak mau mengangkat telepon maupun membaca chat dari Genta. Dan hari ini, pagi-pagi sekali Genta sudah berada untuk mencegatnya sebelum gadis itu berangkat menuju kantornya.Setelah pertemuan dadakannya dengan Zio semalam, sepertinya Genta sudah bisa menarik sebuah kesimpulan, meskipun ia belum bisa memastikannya. Tapi setidaknya ia sudah ada bayangan, apa sebenarnya yang sedang terjadi di sini. Tinggal bertanya dan menuntut kejujuran dari Hening, maka semuanya akan clear.Semalam langkah Genta terhenti, tidak menyusul Hening, karena selain menyebut mamanya, Zio juga menyebutkan nama Ara untuk dibicarakan.“Ngomong cepetan, nyokap gue sama Ara kenapa?” Pertanyaan Genta terkesan terburu serta
Last Updated: 2020-10-18
Chapter: Torn
Illusion never changed, Into something realI'm wide awake and I can seeThe perfect sky is torn, You're a little lateI'm already torn By Natalie Imbruglia --Hening baru saja mendorong pintu kaca untuk melangkahkan kakinya keluar dari kantor saat Ara berdiri tepat di depannya dengan senyum manisnya.“Hai.” Sapa Ara.Mulus banget sih ni cewek. Gumam Hening dalam hati“Oh, hai juga.” Balas Hening tanpa canggung meskipun sedikit terkejut. “Mbak yang waktu itu di tempatnya Om Genta kan?”Om? Ara membatin sambil mengangguk.“Mau ke dalam ya Mbak?” Hening sudah membukakan pintu untuk Ara dengan sopan. “Silakan.” Lanjutnya.“Aku bukan mau ke dalam, tapi, aku mau bicara sama kamu.” Ucap Ara tanpa melepas senyuman dari wajahnya. “Bisa kan? Gak lama kok, cuma sebentar.” La
Last Updated: 2020-10-18
Chapter: No Excuses
It is better to offer no excuse than a bad one-George Washington --Genta sedang duduk dengan kaki menggantung, pada sebuah gazebo yang berada di lantai paling atas gedung showroomnya. Kedua tangannya bertumpu ke belakang untuk menahan tubuhnya, sedangkan pandangannya saat ini menerawang melihat kerlipan bintang yang bertabur sangat indah di atas sana. Terdapat penerangan berupa lampu taman yang terpasang di setiap sudutnya.“Hening …”“Hmmm …”Gadis itu sedari tadi berbaring santai dengan kepala berada di pangkuan Genta, dan terlihat sibuk berkutat dengan ponselnya,“Hape lo di taroh dulu bisa gak?”“Gue lagi ngurus kerjaan, Om, materi iklan gue ilang katanya, padahal loh tadi dummy nya udah di cetak.” Jarinya masih saja sibuk mengetik kalimat panjang lebar pada benda pipih yang ia pegang.“Berhenti kerja gih.” Se
Last Updated: 2020-10-06
Chapter: I'm Yours
So I won't hesitate no more, no moreIt cannot wait, I'm sureThere's no need to complicate, our time is short This is our fate, I'm yours By Jason Mraz---Senyum Genta mengembang sempurna saat menuruni tangga, bersiap untuk sarapan pagi seperti biasanya. Sesekali ia bersiul dan tak lupa bersenandung menyanyikan lagu Jason Mraz yang berjudul I’m Yours sehingga membuat mama serta papanya memandang heran.“Pagi Mam.” Satu kecupan tak lupa mendarat pada pipi mamanya. “Pagi Pa.” menarik meja di samping mamanya dan duduk di sana.Papanya hanya mengangguk.“Pagi Gen, ada yang beda kayaknya hari ini.” Mama Ruby menendang pelan kaki suaminya di bawah meja.“Biasa aja, Mama itu yang tambah cantik, pasti karena Papa udah di rumah aja, gak pergi-pergi lagi kan.”Mama Ruby mencebik.
Last Updated: 2020-10-06
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status