BUKAN MAUKU
Kecelakaan tragis yang menimpa Dika, Suami windy, membuat Windy harus menjadi orangtua tunggal di usia 33 tahun. Semenjak kejadian naas itu, hari-hari Windy selalu diliputi kesepian dan airmata. Terlebih Mentari, putri keduanya yang setiap saat selalu menggigau memanggil abynya. Mentari yang masih berusia 5 tahun begitu haus akan kasih sayang seorang ayah. Sementara pekerjaanya di perusahaan konstruksi begitu menyita waktu yang membuatnya sering pulang malam.
Didalam kesendirian, dilema cinta mulai menggelayuti hati dan fikiran Windy. Beberapa lelaki mulai mendekatinya, dari seorang duda, hingga pria beristri. Sungguh itu bukanlah hal mudah untuk Windy.
Malang, Ketika ia memutuskan menerima tawaran untuk menjadi istri kedua. Dunianya Semakin terpuruk dan batinnya semakin tersiksa.
"Sungguh, ini bukan mauku.” Jerit hatinya setiap saat.
Terasa mimpi, menjadi istri kedua bukanlah inginnya. Tak pernah sedikitpun Windy terfikir akan terjebak dalam pernikahan dan cinta seperti ini. Rasa rindu kepada mendiang suaminya, selalu menggelayuti hatinya yang rapuh.