LOGINWarning!! Mengandung sedikit kekerasan, hubungan pernikahan, emosi, airmata dan hal krusial lainnya. Bijaklah dalam memiih bacaan.---Rafa yang sudah memberikan talak 3 kepada Nisa, ingin memiliki kembali wanita itu.Namun secara agama, Rafa tidak mungkin bisa kembali kepelukan Nisa. Kecuali jika Nisa menikah lagi dengan orang lain kemudian laki-laki itu menceraikannya. Namun Rafa yang licik dan sekarang sudah berubah menjadi pria yang kaya raya, melakukan segala cara untuk bisa menikahi Nisa kembali."Kau sudah tidak berhak atas diriku Rafa Purnawan. Kau bukan siapa-siapaku lagi, aku berhak bahagia dengan pria manapun yang aku mau.” Nisa memberontak ketika diperlakukan kasar oleh Rafa."TIDAK AKAN.” Rafa berteriak dengan sangat keras.Rafa yang begitu menggilai Nisa memperlakukan wanita itu dengan sangat kasar. Rafa terbakar cemburu melihat Nisa tersenyum bahagia bersama suami barunya. Rafa lebih baik melihat Nisa mati daripada harus bahagia bersama pri lain. Rafa juga terbakar amarah ketika Nisa menolaknya.Bagaimanakah kisah Rafa dan Nisa selengkapnya?Apakah Nisa akan bahagia, atau berujung Derita yang tiada berujung? Jangan lupa follow aku ya, salam sayang untuk semuanya.
View More“Sekarang bagaimana?” tanya Hendra.“Gue nggak tau. Gue akan coba negosiasi dengan Siska. Gue hanya ingin semua bisa diselesaikan dengan baik. Gue ingin tanggung jawab ke Siska berupa materi, tapi gue juga nggak ingin Annisa mengetahui apapun. Intinya gue nggak ingin Annisa terluka.”“Jadi lu bersedia ngasih perempuan itu 5 miliar? 5 miliar itu banyak bosku ... bisa buat bangun perusahaan baru, ngerti nggak bos ...,” geram Hendra.
Setelah lebih dari 30 menit berlalu, Rafa dan Annisa mengakhiri permainan panas mereka. Annisa tampak sangat kelelahan karena kondisinya yang tengah hamil, membuatnya agak kesulitan mengimbangi permainan Rafa.Annisa tertidur sesaat setelah Rafa menyelesaikan hasratnya. Melihat wanita yang ia cintai tertidur pulas, Rafa bangkit dari ranjang dan menutupi tubuh Annisa dengan selimut. Rafa bergegas mengambil ponselnya untuk melihat siapakah yang sedari tadi menghubunginya.Deg .
“Maaf pak, apa bapak memanggil saya?” ucap Jesyka ketika memasuki ruangan Rafa.“Ya, duduk!”“Ada apa pak?” ucap Jesyka ramah.“saya ingin membahas rencana kita tempo hari mengenai pengalihan kepemilikan perusahaan
“Aku akan memberimu 50juta, setelah itu aku mohon agar kau pergi dari kehidupanku selamanya. Perkara Aisyah, jika kau tidak menginginkannya, aku akan mengirimkannya ke panti asuhan, atau aku akan mencarikan orang tua angkat untuknya.” Kata-kata itu akhirnya keluar dari bibir Rafa setelah beberapa menit ruangan itu hening.“Aku sudah bilang, kalau aku ingin kita menikah. Aku tidak ingin 50jutamu itu. Aku ingin status untuk Aisyah. Aisyah juga berhak bahagia dengan ayah dan ibu kandungnya. Sama seperti Amanda, putrimu.” Siska masih bersikeras dengan pendiriannya.