MasukXiao Ling adalah seorang gadis bodoh dan memiliki wajah aneh yang bunuh diri karena dikhianati dan dipermalukan oleh tunangan masa kecilnya hanya demi bersama adiknya.ia memiliki dantian yang rusak pula sehingga tidak bisa mengembangkan diri Feng Xiao Ling,wanita terkenal di dunia silat yang terbunuh karena dikejar oleh gerombolan suruhan musuh yang ilmu silatnya lebih tinggi darinya.ia pun bereinkarnasi di tubuh gadis Xiao Ling yang malang itu.ia pun bertekad membalas perlakuan buruk yang didapat gadis malang itu selama ini.. "baiklah , dantian rusak ? kuperbaiki! Mendapat lebih dari 1 binatang kontrak? Tentu bisa! wajah jelek?? akan kuperbaiki dalam seminggu! tunangan yang mengkhianati? oke, kuracuni dengan ilmuku! orang yang menolongku saat terpuruk? akan kuberikan imbalan atas kebaikannya dan jadilah temanku! adik lotus putih?hmm..akan kubongkar tabiatnya yang asli dengan perlahan...hehehe" "hey! jauh jauh dariku dan jangan menyentuhku!" "kau istriku..untuk apa aku menjauh darimu?" "oke...kau akan merasakan racun ini, hehehe." "tidak mempan..istriku tersayang." "Apa ini?!kau siapa!!" "tentu saja suamimu..hebat kan??" "..."
Lihat lebih banyakPart 91, percaya"Kekuatanmu akan mencapai tahap ungu tingkat akhir. Namun aku tidak bisa memberitahumu siapa sebenarnya aku. "Xiao Ling pun terdiam dan mulai mencoba tersenyum, namun dalam pikirannya berkutat pada satu poin.. Chen Fengling kembali memeluk wanita itu sembari memandu kuda tersebut. Xiao Ling pun bersender kembali di dada bidang itu dan mulai berbicara."Apakah kau akan selalu mempercayaiku?"Chen Fengling pun tersenyum tanpa diketahui Xiao Ling dan mulai membalasnya."Bodoh.. tentu saja iya.""Jika aku bukan Xiao Ling lagi, apakah kau akan bersamaku?" Tanyanya dengan setengah bercanda. Padahal ia ingin memastikannya dahulu."Ya. sekalipun kau berpindah ke tubuh orang lain, aku akan tetap bersamamu karena aku mencintaimu dari dalam," balas Chen Fengling."Baiklah.."Dengan kecepatan sedang, mereka masih p
Part 86, meninggal"Ayah..." tidak terdengar jawaban sama sekali dan mulai membuat Xiao Ling mulai menitikkan air matanya...Xiao Ling pun menangis dengan sejadinya ketika melihat ayahnya mati di hadapannya, Chen Fengling berusaha menopangnya agar tidak jatuh..Xiao Ling pun tersenyum dan mulai menahan air matanya agar tidak dianggap lemah. Ia seharusnya mengkuatkan diri dan membuat ayahnya merasa tenang.Setelah puas menangis, Xiao Ling mulai membawa ayah nya pulang dengan berat hati dan menemui sang raja untuk membatalkan pernikahan dan menggantinya dengan melangsungkan bela sungkawa..Sang raja pun setuju dan mulai melaksanakan acara pada esok pagi.. semua prajurit yang menjadi korban juga dibawa balik dan dikuburkan bersama Jenderal Xiao..Setelah pemakaman selesai, Xiao Ling mulai pamit dan pergi bersama Chen Fengling. Temannya telah memutuskan bahwa mereka tidak akan mengikuti
Part 81, bersamamu"Tidak, aku ingin bersamamu," balas pangeran dan membuat Xiao Ling melengkungkan bibirnya sedikit.Chen Fengling dengan segera menghadang pangeran dan memancarkan aura dingin padanya. Hal itu pun membuat Xiao Ling mulai memegang lengan Chen Fengling yang membuat pemilik lengan tersebut menatap dengan pancaran aneh dengan Xiao Ling."Maaf, tetapi aku telah memiliki tunangan ," tolak Xiao Ling dengan senyum yang sebelumnya ia perlihatkan..'Cih! Dasar tak tahu malu! Masih bisa bisanya ingin balikan denganku?..' batin Xiao Ling dengan penuh rasa jijik yang berbanding terbalik dengan sikapnya saat ini."Aku tak peduli, mari kita balikan!"paksa pangeran kedua sembari mulai mengulurkan tangannya untuk menggengam pergelangan tangan Xiao Ling.Xiao Ling mulai mundur 1 langkah ke belakang menghindari genggaman dari pangeran dan mulai dihadang kembali oleh Chen Fengli
Part 76, peninggalan hartaBrak!!Ketika ia memasuki pintu itu, ia melihat tumpukan emas dan harta di sebelah kanannya serta di sisi sebaliknya ia melihat sebuah tengkorak yang sedang duduk di sebuah kursi kuno.Ia pun memilih mendatangi tengkorak itu dan mengabaikan harta di sebelah itu..Puchi!"Xiao Ling menghormat pada tuan!!" Ujarnya setelah berlutut.Xiao Ling berlutut pada orang yang sedang duduk sebagai tanda penghormatan dan menemukan sebuah kertas yang diapit oleh tulang kaki tengkorak itu!Xiao Ling pun mulai mengambilnya dan membaca isi kertas tersebut. Setelah selesai membaca, ia dengan segera menghormati tengkorak itu dan mengucapkan terima kasih padanya atas peringatannya.Kertas itu berisi pernyataan bahwa tumpukan harta itu telah diolesi dengan racun yang mematikan dan tidak boleh diambil. Harta sebenarnya akan ia temukan jika ia berjalan ke samping ten





