Home / All / Black Finger (Indonesia) / Chapter 1: Misteri Kematian Max McAvoy

Share

Black Finger (Indonesia)
Black Finger (Indonesia)
Author: Romaneskha

Chapter 1: Misteri Kematian Max McAvoy

Author: Romaneskha
last update publish date: 2020-10-26 15:16:52
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Black Finger (Indonesia)   Chapter 16: Sang Serigala

    Rin, sejak setengah jam lalu ketenangan hilang. “Bagaimana mungkin aku bisa lupa soal Isabel?” gumamnya sambil gigit jari. Sudah berkali-kali Rin mengatakan pada Isabel camp malam yang menjadi tradisi Slavidion, akan dilakukan di Istana Houston. Tapi, Isabel tak terlihat di antara kerumunan yang hadir. Dia berlari ke sana kemari, bertanya sana sini dan tak ada seorang pun tahu perihal Isabel. “Kupernya itu sungguh keterlaluan,”desah Rin lagi.&n

  • Black Finger (Indonesia)   Chapter 15: Pilihan

    Cinta, mengubah seseorang menjadi setia. Tapi, Isabel tak mengerti kesetiaannya untuk siapa. Ingatannya terbelah antara kenyataan dan fantasi malamnya. Ada perasaan gugup yang mendera setiap kali bangun pagi, setelah bermimpi tentang orang yang berdiri di tengah lapangan Slavidion menghadap menara. Kali ini, perasaan gugup itu semakin menekan batinnya. Membuatnya enggan beranjak dari tempat tidur pagi itu.

  • Black Finger (Indonesia)   Chapter 14: Yellow Eyes

    'Apa yang kamu dengar, aku tak perlu mendengarnya dan apa yang terucap dari mulutmu, aku juga tak perlu tahu itu. Tapi, apa yang kamu lihat. Aku juga ingin melihatnya. Tahu semua yang mempengaruhi pikiranmu. Matamu telah bicara segalanya. Begitulah caraku bisa memahamimu.'&nb

  • Black Finger (Indonesia)   Chapter 13: Cahaya Perak

    Asrama laki-laki Slavidion, pukul empat siang. Isabel harus memastikan tidak ada satu pun yang melihatnya masuk ke asrama laki-laki. Aroma agak berbeda segera tercium di sana, diam di antara lorong-lorong yang tak terjamah wanita. Sudah diperhitungkan kalau sore itu tidak banyak yang ada di asrama. Senior sibuk mengurusi para junior yang akan melaksanakan ujian penentuan apakah mereka lulus orientasi atau tidak. Jika tidak lulus, mereka harus mengulang tahun depan dan tentu saja kehilangan kesempatan jadi senior selama tahun itu. Slavidion telah dibagi menjadi beberapa pos. Masing-masing dijaga oleh para senior. Junior wajib melewati itu semua jika ingin lulus, yang berarti mereka harus mengelilingi sel

  • Black Finger (Indonesia)   Chapter 12: Kunci Penyegel

    Malam itu, Isabel memberanikan dirinya berdiri di balkon kamar. Sesuatu yang tak lagi dilakukannya hampir dua bulan ini. Angin dingin segera membalut tubuhnya, dengan kejam meremas tulangnya hingga terasa ngilu. Tapi, ia tetap ingin berada di sana. Hanya malam yang mampu membuatnya melihat jelas tentang apa yang terjadi. Malam pula yang bisa mengantarnya pada seseorang yang mulai dirindukannya sejak pertama kali bertemu. Tapi, dari sana yang bisa dilihatnya hanyalah kabut tebal yang menyelimuti

  • Black Finger (Indonesia)   Chapter 11: Perasaan yang Tak Terkatakan

    Tiga kali ketukan yang terdengar oleh Isabel di pintu kamarnya, tidak membuatnya terkejut. Ada suara hentakan kaki menyentuh telinga dari mulut tangga koridor lantai tiga hingga hampir ke kamar. Isabel kenal bagaimana Rin berjalan, langkah kakinya yang cepat dan menghentak. Gadis enerjik. Suka bicara, tapi otaknya tak kosong. Dia masuk dalam kategori jenius. Jarang yang melihatnya belajar, dia lebih banyak menghabiskan waktunya berada di tengah banyak orang. Di kelas teater, dia bisa mengekspresikan dirinya begitu lepas, berteriak sesuka hati dan bergerak ke sana kemari. Tidak banyak yang tahu, “buku” adalah satu-satunya benda yang bisa menenangkan batinnya saat tidak ada siapa-siapa di dekatnya.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status