Share

Part 05

Author: Hs.
last update Petsa ng paglalathala: 2020-09-25 04:30:40
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App

Pinakabagong kabanata

  • CINTA ATAU NAFSU?   Part 05

    Part 05Hancur. Harapan untuk hidup itu sudah melebur. Binasa, raib entah kemana.Keperawanan. Mahkota tertinggi seorang wanita tak lagi dia punya. Kesuciannya diregut dengan paksa. Ia hanya gadis kotor yang diperkosa, kotor dan menjijikan, semua orang menganggapnya dengan demikian.Keperawanan yang di persembahkan untuk seseorang yang nanti menjadi suami di rebut dengan paksa oleh iblis itu. Linangan air mata Zara tak bisa berhenti. Tubuhnya meringkuk dalam selembar jaket lelaki iblis itu. Dia benci dengan iblis itu. Ya, dia menyebut iblis itu. Dia bukan lelaki yang membuatnya tersipu malu lagi, dia hanya iblis yang berwujud manusia. Tanpa belas kasihan iblis itu menuntaskan napsunya, tak terhitung berapa kali dari malam hingga waktu subuh tiba.Tanpa rasa bersalah iblis itu meninggalkan dirinya seorang diri di kubuk sawah. Dalam hati dia meminta kepada Allah untuk mati saja. Bagi dirinya, buat apa hidup jika hanya memperma

  • CINTA ATAU NAFSU?   Part 04

    Zara bersiap-siap untuk pamit karena pekerjaannya di rumah Bu Salma sudah selesai. Keluarga Bu Salma sedang duduk santai sambil berbincang-bincang hangat dengan keluarganya. Dia tadi di suruh untuk gabung oleh Bu Salma sama suaminya, tapi dia sungkan. Dengan alibi membersihkan dapur agar cepat pulang, soalnya hari pun sudah beranjak malam."Tan, Zara pamit pulang dulu ya," pamit Zara kepada Bu Salma yang sedang duduk dengan Aska di ruang keluarga. Suami Bu Salma dan Bella mungkin sudah masuk kamar, pikir Zara soalnya tak terlihat Bella sama Pak Kardiman."Nginep aja disini Za, diluar kayanya mau hujan." tutur Bu Salma. Soalnya tadi terdengar suara petir dan hawa pun mulai mendingin seperti hujan hendak turun.Zara menggelengkan kepalanya. "Gak deh, makasih Tan. Kasihan Hus sama Tante Ismi."Bu Salma tersenyum kecil "Bentar ya," Bu Salma pamit untuk ke kamarnya, mengambil sesuatu.Canggung, itu yang sekarang dirasakan Zara.

  • CINTA ATAU NAFSU?   Part 03

    "Loh, kamu gak sekolah Bel?" tanya Zara dengan mengerutkan kening nya.Yang ditanya malah mesam-mesum gak jelas."Aku libur," ucap Bella dengan senyum jenaka nya.Zara memicingkan matanya, menatap Bella dengan curiga."Benenaran?" tanya Zara dengan curiga."Iya," ujar Bella dengan melipat bibirnya kebawah.Zara belum percaya apa yang diucapkan Bella. Bella ini orang nya suka bolos ketika ada pelajaran yang ia tak suka.Bella memutar bola matanya, merasa jengah sendiri dengan sikap Zara."Di sekolah kakak kelas aku ada ujian tri out.""Oohh," Zara hanya ber'oh ria.Bella mencibik bibirnya saja.Zara terkekeh kecil."Yuk masuk di tunggu mama dari tadi kamu lho," Bella mempersilahkan Zara untuk masuk kerumahnya.Zara mengangguk mengikuti Bella. Sesekali terlibat pembicaraan kecil antara Bella dan Zara. Tak terasa Zara udah sampai di

  • CINTA ATAU NAFSU?   Part 02

    Zara tiba kerumahnya pukul dua belas siang hari. Hari ini, dagangnya tersisa tidak seperti sebelumnya. Kalau kemaren dagangannya laris manis, tapi sekarang tinggal tiga bungkus nasi dan juga gorengan yang agak banyak. Mungkin karena sekarang para wali murid dari SD sampai tingkat SMK ada rapat."Mbak Zara udah pulang?" tanya gadis kecil dengan boneka ditangannya.Gadis kecil itu keponakan nya, namanya Husnawiyah."Iya, gimana ibu?"Maksudnya Tante dirinya. Ia tak memanggil Tante ia memanggil ibu sama seperti Hus. Zara tak mempunyai ibu, ibu dan ayah nya entah kemana ia tak tahu. Yang ia tahu ibu dan ayahnya jadi WNI dengan negara orang. Tapi setelah setahun bekerja di negara orang ibu dan ayahnya tak ada kabar."Kamu makan dulu ya, di keranjang sana ada sisa jualan mbak.""Iya mbak," Hus berlalu didepan Zara.Zara berniat tak menanak nasi lagi. Ia nanti akan memakan nasi sisa jualan tadi. Mungkin ia akan m

  • CINTA ATAU NAFSU?   Part 01

    Zara Imelda, perempuan cantik dengan rambut sebahu seperti dora, tapi ia tak mengunakan poni. Mata bulat dengan bulu mata lentik. Bibir yang selalu merekah dengan senyumannya.Dia gadis rajin, setiap pagi ia akan berjualan gorengan dan juga Sego jagung (nasi jagung hask Madura). Ketika pagi hari ia akan berkeliling kampungnya untuk berjualan. Tak lupa juga ia berhenti ke sekolahan untuk menjajakan jualan nya kapada dokter dan perawat."Zara,"Panggilan seseorang membuat Zara menghentikan gayuhan nya."Iya, ada apa Bella?"Bella teman Zara ketika SD dulu.Perempuan yang berseragam putih biru itu menatap Zara dengan senyum manis.Zara mengernyitkan dahi nya bingung dengan Bella yang cengar-cengir gak jelas."Kenapa kamu senyum-senyum gitu? e'nga'en oreng ghille (kaya orang gila)." Ucap Zara.Bella melipat bibirnya kebawah. Ketika Zara menyamai dirinya dengan orang gila.&nb

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status