Mag-log inBagaimana rasanya menjadi manusia abadi di zaman modern? Sebagai seorang pria kaya, tampan, sempurna, dan awet muda, Caspar adalah idola setiap wanita. Meskipun banyak perempuan ingin menjadi kekasihnya, dia tidak pernah jatuh cinta. Tak seorang pun menarik hatinya sampai ketika ia bertemu perempuan aneh yang di kepalanya hanya memikirkan cara mencari UANG - UANG DAN UANG. Sebagai gadis yatim piatu yang miskin, Finland telah belajar bahwa dia tidak boleh bergantung pada siapa pun! Dia pelit, cinta uang, dan pasti sedikit gila. Kenapa dia tidak menerima cinta Caspar? Apa sih yang tidak bisa pria ini berikan untuk Finland? Membelikan pulau untuknya? Sudah. Memberikan dia semua bunga yang ada di seluruh negeri sampai pasangan lain tidak kebagian setangkai mawar pun untuk merayakan Valentine? Sudah juga. Bahkan, membuatkan kolam uang Gober Bebek agar dia bisa berenang di kolam uang seperti Paman Gober karena Finland sangat suka uang? Itu apalagi!
view moreFinland berhasil membebaskan dirinya dari pesona Caspar sebelum pemuda itu dapat berbuat lebih jauh."Hadiah taruhannya hanya satu ciuman," kata Finland dengan nada protes. Gadis itu buru-buru bangkit dari sofa dan merapikan pakaiannya yang sedikit berantakan.Caspar memejamkan mata dan mendesah sedih, seperti anak lima tahun yang dihukum tidak boleh bermain dengan boneka kesayangannya."Aku barusan menyatakan cinta kepadamu," katanya kemudian setelah membuka mata dan menatap tepat ke sepasang mata Finland berusaha menghindarinya. "Apakah cintaku tidak ada artinya?""Aku tersanjung. Terima kasih, tapi aku tak bisa menerimanya." Finland menghabiskan Irish coffee-nya buru-buru. "Kau bukan laki-laki pertama yang menyatakan cinta. Entah kenapa biasanya sehabis ada yang menyatakan cinta kepadaku, nasib buruk akan menghampiriku... aku tidak mau ambil risiko.""Nasib buruk?" tanya Caspar tidak mengerti."Aku dulu sering dibully di sekolah karena mu
Finland berbisik ke telinga Jean, "Itu dia Caspar..."Jean memandang ke arah panggung dan beradu pandang dengan Heinrich Schneider yang selama ini wajahnya tak pernah bisa ia temukan saat mencari di internet. Keduanya tampak saling menilai satu sama lain."Tuan Schneider tak suka difoto, tolong para tamu tidak mengupload foto beliau ke media sosial." kata Ms Song menambahkan. Terdengar bisik-bisik dari para tamu. Sebagian orang kalangan atas yang sudah pernah bertemu dengan pemilik Grup Schneider ini sama sekali tidak heran. Hanya sebagian tamu saja yang baru mendengar permintaan aneh ini dan mereka terpaksa menurut.Saat itulah pandangan gadis-gadis dari LTX International terarah kepada Finland. Mereka tahu bahwa ia memiliki hubungan khusus dengan pemilik Hotel Continental dari bunga yang dikirimnya, dan kini setelah melihat betapa mengesankannya lelaki itu, mereka melihat Finland dengan pandangan yang berbeda. Ia ternyata kenal dengan Jean... dan koneksinya di
Finland tiba di venue beberapa jam lebih awal. Ia tidak mau mengambil risiko. Ia memeriksa semua staf, lokasi, dan kemudian berjaga di pintu masuk, memastikan semua tamu yang datang diterima dengan baik.Saat Ms. Fang tiba, ia memuji penampilan Finland yang terlihat sangat elegan dan membuat gadis itu berbunga-bunga. Ini event pertama yang diurusnya dan ia melakukan yang terbaik. Tamu-tamu mulai berdatangan dan ballroom segera dipenuhi orang-orang paling kaya di Asia Tenggara.Musik dan pertunjukan yang mereka siapkan sudah dirancang sedemikian rupa untuk membuat para tamu dapat berbincang sambil mengagumi produk-produk jam dan perhiasan Bartz yang dipamerkan di dalam venue. Sampanye dan cocktail yang bisa dinikmati di open bar dan hidangan makan malam dari chef nomor satu membuat acara peluncuran produk terbaru Bartz lebih seperti pesta sosialita kalangan jetset."Ya ampuunn... ada banyak selebriti yang datang," Lily dan Tran berbisik-bisik dengan penuh semanga
Akhirnya hari penting itu tiba!Finland bangun dengan hati bersemangat bercampur resah. Malam ini adalah event besar pertamanya, tetapi pada saat yang sama ia juga harus bekerja keras untuk memastikan seseorang tidak memenangkan taruhan.[Sampai jumpa nanti malam saat aku diusir dari acara. Can't wait for my kiss.]Demikian isi SMS Caspar pagi itu.Ugh... dia yakin sekali akan menang taruhan, pikir Finland.Baik, aku akan memastikan sendiri semua tamu dilayani dengan baik. TIDAK SATU PUN tamu akan diusir dari acara kami malam ini, pikirnya dengan penuh tekad.Di kantor Finland menyempatkan meminta undangan tambahan kepada Ms. Song agar Jean bisa datang ke acara mereka. Meilin yang mendengar itu segera berusaha mencegah dengan alasan Finland adalah orang miskin dan pasti teman-temannya juga berasal dari kalangan yang sama."Aduh, jangan Ms. Song... Nanti kalau ada orang kalangan bawah yang masuk, tamu-tamu undangan kita akan merasa tid