Home / All / Fireflies (Indonesia) / Natural Cycles

Share

Natural Cycles

Author: Baby Loey
last update publish date: 2020-11-04 20:53:29
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Fireflies (Indonesia)   Is God

    "Senyumlah kau, Hyun Jae-ya!" cicit Jiyeon seraya menepuk sebelah pipi Hyun Jae. Mencoba membuat Hyun Jae mengulas senyum untuk berfoto selca dengannya. Pasalnya, Hyun Jae masih saja bersungut marah kepadanya karena hal sepele. Berfoto selca dengan latar Moonlight Rainbow Fountain yang penuh dengan warna-warni air mancur yang cerah ceria."Ya!" decak Jiyeon setelah beberapa kali potret dan hasilnya tidak ada satu pun foto Hyun Jae dengan bibir tersenyum."Kau akan mudah cepat terlihat tua jika pelit untuk tersenyum, Hyun Jae-ya!" Jiyeon mencicit dengan memukul sebelah pundak Hyun Jae."Katakan padaku, ada apa denganmu akhir-akhir ini, hmm?" Hyun Jae menangkap sebelah tangan Jiyeon yang mencoba memukul sebelah pundaknya lagi. Menatap penuh selidik sepasang mata jernih Jiyeon dalam malam yang estetik sebab pencahayaan warna-warni pertunjukan Rainbow Fountain yang belum kunjung usai."Kenapa, hmm? Jangan di

  • Fireflies (Indonesia)   Cell Phone

    Kelam malam, gemuruh guntur bertalu mengiring rintik hujan yang menghujam sebagian belahan bumi, sesekali desau angin ikut berpadu. Suasana yang sesungguhnya nyaman untuk berbaring di kamar menarik selimut hingga ke leher, namun tidak demikian dengan anak-anak di sebuah panti asuhan kecil di daerah Seongeup Folk Village, Jeju Island.Dari balik jendela kaca dengan tirai terbuka, suasana menegangkan tengah terjadi di baliknya."Siapa yang merobekkan syal rajut kesayangan Ahjumma?!" Bong Hee, ibu panti asuhan yang sudah berumur 50 tahun dengan rambut kepalanya yang dicepol, mendadak datang ke meja makan, memamerkan syal rajut warna cokelat yang robek di ujung tengahnya, menatap tajam satu persatu anak asuhnya untuk menyelidik.Anak-anak yang berjumlah 13 orang di meja makan menunduk ketakutan, kecuali Jiyeon dan Hyun Jae. Mereka tetap menegakkan kepalanya. Hyun Jae bahkan mendengkus kasar akan kemasygulannya.

  • Fireflies (Indonesia)   Greetings to God

    Hyun Jae mengejap dari tidurnya. Peluhnya membasahi area kening dan lehernya, bahkan hingga membasahi kurung bantal latex-nya.Hyun Jae beringsut duduk. Mengibaskan bed cover katun yang membalutnya. Menyeka peluhnya sekilas dengan punggung tangannya. Menghembuskan napas panjang akan mimpi lama yang hadir kembali. Tentang Jiyeon yang menanyakannya penuh selidik perihal apakah hatinya merasa kosong?Sesaat kemudian ponsel Hyun Jae berdering. Panggilan masuk di dini hari. Membuatnya mendesah mendapati siapa gerangan penelepon kurang kerjaan dan tidak tahu sopan santun ini.Hyun Jae meraba nakasnya meraih ponsel. Mengamati nama kontak di ponselnya. Ye Jun. Mendadak ia langsung teralih fokus mengangkatnya penuh selidik."Yoboseyo.""Apa kau menemukan sesuatu?""Hmm, aku menemukan tanaman beracun di taman bunga atas rumah Mi Cha."Dahi Hyun Jae berkerut.

  • Fireflies (Indonesia)   Natural Cycles

    "Sebelumnya aku meyakini Tuhan sepertimu, namun sekarang tidak demikian, Haura-ya.""Wae?""Karena memang Tuhan itu tidak ada. " Hyun Jae tersenyum masam sesaat. "Bahkan aku sebelumnya adalah umat beragama yang sangat taat, berpindah menjadi agnostik, lalu menjadi atheis. Hmm, begitulah."Haura tetap bergeming di tempatnya. Tepatnya di kursi santai gazebo taman belakang rumah Paman Zubair. Menatap Hyun Jae dari balik layar ponselnya dengan pikiran yang mengembara ke lain arah.Pagi yang sungguh menyenangkan di musim semi. Mentari mulai terasa menghangat di udara lembap. Pucuk-pucuk dedaunan mulai kering dari gelayutan embun. Bunga asoka dan kenikir dengan varian warna bermekar segar. Beringin yang dibentuk topiari meneduhkan. Seharusnya demikian itu menyejukkan dan sangat menyenangkan dipandang, namun Haura sekarang justru merasa gerah menikmatinya saat sepasang matanya mengedar sesaat untuk mengalihkan kecang

  • Fireflies (Indonesia)   Substitute

    "Pertama, membuat survei untuk feedback, Haura-ya," ucap Hyun Jae melalui sambungan video call. Memulai menjabarkan strategi customer retention untuk mengembangkan bisnis dengan cara meningkatkan kesenangan dan kepuasan customer.Haura mengangguk pelan. Bergeming khidmat lagi mendengarkan materi tentang seputar customer retention dari Hyun Jae."Jika kita ingin mengetahui apakah perusahaan kita sudah membuat customer bahagia, kita bisa melakukan pengecekan untuk customer satisfaction. Sebagai contoh, kita bisa melakukannya setiap tiga bulan sekali melalui survei atau meminta rating dan ulasan kepada customer. Setidaknya, nanti akan ada dua hal yang wajib kita tanyakan."Hyun Jae merapikan letak poni rambutnya yang beringsut."Hal yang paling utama adalah kita harus menanyakan seberapa puas customer dengan pelayanan produk atau jasa kita. Lalu, kita juga harus menanyakan apa saja yang customer ingin

  • Fireflies (Indonesia)   Off Guard

    "Aish. Kau membuatku tertegun, Oppa. Ada apa? Kau tengah membutuhkan teman curhat?" sahut Haura. Membuat asumsi sendiri.Hyun Jae tersenyum tipis. Berbalik tegun. "Bagaimana kau tahu?" timpalnya.Haura menghembus napas panjang, lalu menarik kursi di depan Hyun Jae, duduk di situ."Terlihat dari muka kusutmu, Oppa," balas Haura. Menatap tajam. Mencoba mencibir Hyun Jae."Ya! Jangan menatapku seperti itu!" sergahnya. Disusul tawa ringan Haura."Bercanda saja!" sahut Haura. Tertawa ringan lagi. Hyun Jae mendengkus."Ada masalah apa? Tentang urusan wanita atau urusan bisnis, hmm?" alih Haura. Membuat perhatian atas kegalauan Hyun Jae."Aish, kau bahkan langsung tahu masalahku!" decak Hyun Jae.Haura mendengkus. Malas menimpal lebih. Membuat Hyun Jae tersenyum gemas."Ini tentang bisn

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status