Share

Black Dragon

Auteur: AL Lexie09
last update Date de publication: 2020-11-17 13:14:59

KOTA C.

Disebuah Mansion mewah.

“kakak!!!” teriak si bungsu Hera dari kamarnya.

Bulan si mommy dan Alex sang Daddy yang sedang menikmati sarapannya pagi itu, menoleh ke lantai atas tempat kamar Hera berada.

“mom...” gumam Alex lalu menatap istri kesayangannya.

Mommy Bulan tak menjawab. Hanya ekspresinya terlihat menahan kesal.

Tak berapa lama, si sulung Haya muncul dengan wajah dinginnya.

“mom... Dad...” sapa Haya datar kemudian duduk bersama kedua orangtuanya.

“kakak! Hentikan!!!” Hera lagi-lagi berteriak dari lantai atas.

Kali ini sambil berlari menuju ruang makan dan di susul si sulung Ken.

“mommy... Daddy... Kak Ken menghabiskan Skincare ku. Huuu uu uu uu” Hera menunjukkan Skincare nya yang tingal ampas.

“huu uuu uu... Daddy...” Hera bermanja pada Alex.

“tidak. Bukan aku Dad... Aku tak menghabiskannya. Aku... cuma pake beberapa kali saja kok” jelas Ken polos-polos ngaku.

“yak! Kakak! Beberapa kali itu banyak. Patasan habis. Daddy... Huu uu uu” Hera makin kesal.

“Ken! Kau ini!” Alex lalu melotot pada Ken.

Ken tertunduk takut.

“sudah ya sayang. Nanti Daddy belikan yang baru” Alex lalu mengusap lembut rambut putri bungsunya.

Hera menurut.

Hera lalu duduk di samping Ken dan Hera.

“maafin kakak ya. Kakak ngaku salah. Biar kakak yang akan mengganti Skincare mu” Ken menatap polos adik kesayangannya.

“em. Tapi dua ya” Hera nawar.

Ken tersenyum.

“tiga. Kakak akan menggantinya tiga kali lipat”

“yes! I love you kak. Muach!” Hera yang girang lalu mencium pipi kakak tampannya.

“selamat pagi Tuan... Nyonya...” sapa Stella tangan kanan Mommy Bulan yang muncul entah darimana.

Alex mengangguk. Bulan tak menjawab.

Haya cuek bebek.

Ken dan Hera sibuk saling menggoda.

“nyonya” Stella menunjukkan sebuah berita terbaru dari ipad nya.

Bulan menatapnya santai.

Namun sedetik kemudian.

“APA!!! BLACK DRAGON TEWAS!!!” Bulan menatap tajam Stella.

Haya, Ken dan Hera menatap Mommynya, kaget.

Alex lalu meraih ipad dari tangan istrinya.

“kapan kejadiannya?” tanya Alex, serius sambil membaca laporan tertulis Stella.

“sekitar jam 3 pagi tadi” jawab Stella, yakin.

“pelaku?” tanya Bulan, tenang.

Belum lagi Stella menjawab.

“AKU!!!” jawab Haya, datar.

Bulan, Alex dan Ken serta Hera juga Stella menatap Haya bersamaan.

Haya yang sadar akan tatapan tak mengerti dari para penghuni ruang makan, cuek bebek.

Haya mengunyah makanannya santai. Seolah tak ada yang spesial dari ucapannya.

Bulan terus menatap putri cantiknya, dingin.

“ALASAN!” tanya Bulan tanpa mengalihkan pandangannya dari Haya.

Belum lagi Haya menjawab. Tiba-tiba...

“apa yang mommy bicarakan adalah paman jelek dengan tatto di seluruh tubuhnya?” Hera ikut bicara, polos.

Bulan dan Alex kemudian menatap putri bungsunya.

“sayang, apa yang kau bicarakan?” Ken mencoba mencari tahu, sambil mengusap makanan sisa di pojok bibir Hera.

“oh paman itu, aku melihatnya kemarin siang di gudang kak” jelas Hera sambil menatap polos Ken.

“gudang???” Ken menatap ragu adik bungsunya.

“em...” Hera mengangguk, lugu.

“di sana banyak anak-anak seusia ku Kak. Seperti... em... Apa ya” Hera garuk kepala sambil memutar bola matanya kesana kemari.

“sayang... Sayang... Jelaskan pelan-pelan. Kakak tak mengerti. Gudang apa. Gudang mana? Mengapa kau bisa disana?” Ken butuh jawaban.

“mereka menculikku” jawab santai Hera seolah diculik bukanlah hal menakutkan.

“HAH! APA!!! MEREKA MENCULIKMU???” Ken kaget bukan main.

“em. Kak Haya yang menjemputku kemarin. Dan tentang paman jelek itu. Aku melihatnya disana, bahkan paman jelek itu berkata: “ini... Barang Bagus. Sisakan untukku” sambil menatapku terus.

“APA!!! TUA BANGKA ITU BERKATA BEGITU PADAMU!!! SETTAN ALAS!!! AKAN KUHABISI KEPARAT TUA ITU!” Ken naik darah.

“kak Aya sudah mencongkel matanya kak. Nyam.. Nyam.. Nyam...” Hera menimpali ucapan Ken, polos sambil ngunyah makanan.

“ah, oiya ya... Kakak lupa” Ken berubah santai.

Namun disaat yang bersamaan.

“duh... Kok merinding ya” gumam Ken sambil mengusap tengkuknya.

Dan benar saja, saat Ken menatap Mommy dan Daddy nya.

“MAMPUS!!!” gumam Ken lirih.

Bulan dan Alex seolah ingin memakannya hidup-hidup.

Bulan: “bukankah tugasmu menjaga Hera”

Alex: “Dan kau membiarkannya di culik”

Bulan: “KAU...”

HARUS DIBERI PELAJARAN!!!

*

*

*

MOMMY... DADDY... AMPUN...

*

*

*

Happy Reading...

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application

Latest chapter

  • I am Shadow (BAHASA INDONESIA)    Black Dragon

    KOTA C.Disebuah Mansion mewah.“kakak!!!” teriak si bungsu Hera dari kamarnya.Bulan si mommy dan Alex sang Daddy yang sedang menikmati sarapannya pagi itu, menoleh ke lantai atas tempat kamar Hera berada.“mom...” gumam Alex lalu menatap istri kesayangannya.Mommy Bulan tak menjawab. Hanya ekspresinya terlihat menahan kesal.Tak berapa lama, si sulung Haya muncul dengan wajah dinginnya.“mom... Dad...” sapa Haya datar kemudian duduk bersama kedua orangtuanya.“kakak! Hentikan!!!” Hera lagi-lagi berteriak dari lantai atas.Kali ini sambil berlari menuju ruang makan dan di susul s

  • I am Shadow (BAHASA INDONESIA)    SHADOW

    Kota C.Dan di sebuah Mansion Mewah yang lengkap dengan ratusan pria bejas hitam berwajah sangar yang di persenjatai.“uh... Come on baby...” seru seorang pria paruh baya yang tubuh nya di penuhi tatto Naga Hitam.“ah...” Desah nikmat salah satu jalang yang terlihat menikmati adegan ranjangnya bersama sang pria bertatto.“Sstp!... Kau memang jalang terbaik yang pernah ku temui selama ini baby.. Uh!.” ucap sang pria bertatto, memuji kehebatan jalang lainnya sembari tersenyum puas.Pria paruh baya yang meski tak muda lagi namun masih terlihat perkasa itu,tampak menikmati servis nakal para jalang yang di sewanya.Adegan demi adegan dengan berbagai gaya di lakoni ketiganya dengan gairah membara. Seolah tak ada habis nya dan tak ada puasnya, sungguh malam panas yang panjang.Hingga tiba &

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status