Home / All / MISTAKES (Indonesia) / 04. Nightclub

Share

04. Nightclub

last update publish date: 2020-11-16 05:00:15
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • MISTAKES (Indonesia)   05. Whats Wrong With Melvin?

    Sandra sempat terkejut saat melihat raut khawatir tampak di wajah Jake. Normal bagi Jake mengetahui sahabatnya yang sedang terluka lalu bersikap demikian. Akan tetapi, rasanya ada yang aneh dengan semua ini. Pandangan Jake benar-benar menunjukkan kecemasan yang begitu besar. Ia terlihat khawatir, takut dan sedih sekaligus. Sandra yang menjadi saksi hal tersebut kontan saja menelan ludah. Cepat-cepat ia membuyarkan lamunannya, Sarah lebih penting sekarang.Dari tempat duduknya, Sarah tampak menggerutu kesal. Ia sedang memarahi sepatu berhak tinggi warna merahnya yang sudah rusak begitu saja, padahal belum lewat satu semester ia pakai sejak membelinya secara daring. Yah, daripada Sarah melamun tidak penting sambil menunggu bantuan, lebih baik ia melampiaskan kekesalannya kepada sebuah benda. Sampai kemudian Sandra muncul dengan membawa Jake seorang, tanpa Melvin di sisinya. Sesampainya di depan Sarah, mata biru sang pria Hegner terbelalak begitu melihat

  • MISTAKES (Indonesia)   04. Nightclub

    Malam Sabtu, jam delapan. Langit yang berada di atas kota London telah berubah menjadi hitam total. Waktu sore telah lewat, malam mulai merajalela, dan itu menandakan sudah saatnya anak muda bersenang-senang.Melvin dan Sarah baru saja keluar dari mobil mewahnya putra tunggal keluarga Brunner yang tampan. Melvin, pria yang memakai baju hitam panjang itu berdiri bersebelahan dengan Sarah. Sementara itu, Sarah sendiri memakai tanktop pink dan rok jeans mini di atas lutut. Penampilan yang begitu menarik bagi remaja seusianya.Bersama lengan Melvin Brunner di pelukannya, Sarah melirik ke arah mobil merah mencolok yang kini terparkir rapi di sebelah mobil hitam milik Melvin. Melihat Jake dan Sandra yang baru saja turun, senyuman gadis itu melebar. Awalnya ia ingin menarik Melvin untuk mendatangi mereka, tetapi tatapan tajam si pemuda lebih dulu menciutkan mentalnya.Ah, lupakan Melvin untuk sementara. T

  • MISTAKES (Indonesia)   03. Melampiaskan Kekesalan

    Di dalam kelas ajaran Profesor Allerd, murid-murid yang terbiasa ribut menjadi diam memperhatikan penjelasan guru di papan tulis dengan saksama. Alasannya bukan karena mereka semua suka dengan mata pelajaran yang tengah dijelaskan oleh profesor berkumis tipis itu, melainkan karena takut kepada orang yang sedang berdiri di depan sana. Yang tak lain tak bukan adalah profesor itu sendiri. Kelopak mata para siswa terlihat seperti sengaja dibuka lebar-lebar, berharap guru killer yang sedang menulis materi di papan tulis dapat tertipu oleh penampilan yang seolah-olah menyimak. Suasana yang menegangkan, hanya terdengar suara spidol yang ditabrakkan berkali-kali di permukaan papan tulis dan suara detik jarum jam yang terus berjalan. Sesudah mencatat, Sandra yang mengisi bangku tengah menaruh pulpen karakter Minnie Mouse-nya di atas buku tulis. Ia memandang lama punggung sang guru yang bahu keka

  • MISTAKES (Indonesia)   02. Melvin Brunner

    Suasana tenang dan penuh debaran itu seketika buyar ketika terdengar suara berat seorang anak laki-laki. "Woi." Mendadak suara itu ikut menyusul seiring dengan suara detak jantung Sandra yang terus mengebu di dalam hatinya. Jake melepaskan pegangan tangannya dari Sandra lalu berdiri tegak, ia melirik Melvin—yang baru muncul dari ujung jalan—sedang berjalan menghampiri mereka. Sandra ikut menoleh. Menatap seorang siswa asing yang memiliki wajah yang sangat tampan. Poni yang disisir ke belakang serta rambut samping yang dicukur rapi menjadi daya tarik tersendiri bagi pria berkulit pucat itu. Akan tetapi, Sandra kurang suka dengan kedatangannya yang tiba-tiba. Melvin jelas-jelas telah menghancurkan momen kebersamaannya dengan Jake. Padahal Jake tadi sudah menembaknya, dan ia masih belum memberikannya jawaban yang ingin didengar oleh pria itu. Sandra terlihat menggigit bibir baw

  • MISTAKES (Indonesia)   01. Bad News

    Di sebuah sekolah menengah atas, ada seorang gadis bernama Bella yang terlihat begitu bersemangat berlarian mencari seseorang. Ia baru saja mendapatkan kabar mengenai sahabat pirangnya. Gadis cantik dengan rambut pirang yang berpacaran dengan idola para siswi. "Sarah! Sarah!" teriaknya ketika berhasil menemukan sang sahabat. "Sarah! Kamu dan Melvin beneran pacaran?" Sarah Bryant, atau gadis yang memiliki surai pirang yang dicari sejak tadi oleh Bella pun menoleh. Ia pandangi gadis yang tadi memanggil namanya dengan semangat menggebu-gebu. Mengabaikan kondisi Bella yang terengah-engah, perlahan senyuman manis pun tercipta di bibirnya. "Iya," jawab Sarah, terlihat jelas ia tersipu malu. "Wah, hebat! Kalian berdua 'kan serasi sekali!" Mau tidak mau semburat tipis mulai hadir me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status