LOGINKim Jin Seok yang tidak percaya akan cinta karena pengkhianatan dari masa lalu di jodohkan dengan gadis yang baru saja memasuki usia dewasa. Apa yang akan terjadi jika saat dia mulai menerima sosok istri nya namun masa lalu itu kembali dalam keadaan memperhatinkan.
View More~♥~'ORANG PERTAMA'~♥~09:35, Seoul.Jika bisa dihitung mungkin ini merupakan kali ke berapa Jin Seok mengecek suhu tubuh Ning, yang masih saja memejamkan mata sejak semalam. Melihat gadis itu terbaring tak berdaya, perasaan bersalah itu kembali datang. Setelah mengganti kompres bayi yang ibu kirimkan tadi pagi, ia meraih tangan Ning yang terasa masih hangat. Ia berharap Ning segera bangun dan memberinya hukuman, kalau perlu sakit nya pindah padanya. Kondisi Ning benar-benar membuat nya lemah, dia ingin melihat mata bulat yang membuat nya seakan damai saat melihat binar pandangan dari mata kucing gadis itu."Bangunlah, jangan seperti ini. Kamu sama sekali tidak cocok kalau lagi diam seperti." lirihnya menunduk, memberi tanganmu kecupan.Ning yang masih belum sadar seakan punya energi setelah mendapat kecupan hangat walau hanya di bagian tangan, seperti nya transf
~♥~'ORANG PERTAMA'~♥~Setelah melihat perkembangan kedekatan Ning dan Jin Seok yang mulai berjalan kedepan, Yoo Na dan Ji Min melupakan kelakuan bodoh Jin Seok yang hampir saja melukai istri nya.Ning Ning menemani Yoo Na dan Ji Min melihat-lihat rumah mereka, sedangkan Jin Seok berada di dapur ditemani Jung Nam.Saat ini di dapur, Jung Nam terus saja mengekori Jin Seok yang tengah sibuk memasak makan malam mereka.Ingin mengumpat tapi tak bisa mengingat gadis polos tinggal bersama nya bahkan sang ibu dan ibu mertua nya berada di sana sekarang."Berhenti mengikuti saya, lebih baik selesaikan masakan. Sebentar lagi makan malam di sajikan," geram nya yang hanya dapat balasan lirikan yang terlihat seperti menggoda nya."Hanya ingin mengatakan kalau kamu terlihat berbeda saat ini dan berharap akan terus seperti sekarang. Kalau perlu--""Jangan berh
~♥~'ORANG PERTAMA'~♥~Hari demi hari menjadi hari kekesalan bagi diri Ning sendiri. Bagaimana tidak, baik di kampus, tempat dia les masak. Para gadis berbaris ingin bertemu dengan nya dengan sebungkus coklat bahkan ada yang membawa buket bunga untuknya. Wel, bukan untuk dirinya melainkan untuk Jin Seok dan itu sangat menyebalkan bagi nya.Jika hanya bunga bahkan berpot-pot pun ia akan senang hati menerima berapapun yang mereka berikan. Tapi ini, come on coklat? Mereka benar-benar membuat nya kesusahaan. Kesusahaan dalam artian menahan diri untuk tidak memakan nya. Tau kan seperti apa seorang gadis soal tubuh mereka, dan Ning salah satu gadis yang sangat sensitif terhadap berat badan. Dan selama para gadis itu memberikannya coklat, dia akan memakannya tanpa memberitahukan atau menyampaikan pesan mereka pada Jin Seok. Jangan pernah berharap. Huh… enak saja pikirnya.Rumor terus berdatangan sampai di telinga Ning.
~♥~'ORANG PERTAMA'~♥~10:35, Konkuk University, Seoul.Setelah tadi tak sengaja menabrak sekelompok senior, Han Sung dihukum membantu bibi penjaga kantin untuk melayani para mahasiswa.Ning yang tak tega pun ikut membantu walau sedikit perdebatan, lebih tepat nya Han Sung merasa tidak enak pada teman nya. Bukan Ning nama nya jika membiarkan orang yang ia kenal kesusahan di depan mata nya sendiri.Untung nya, mereka belum menempati kelas karena masih banyak kegiatan yang akan dilakukan sebagai mahasiswa baru.Dengan keringat di pelipis, bahkan betis yang terasa kesemutan karena terlalu lama berdiri pun tak bisa mereka hindari.Senior yang menghukum mereka mendekat, "Hukuman kalian sudah selesai. Lain kali kalau jalan yang benar. Masih untung kalian nabrak kita, kalau senior sebelah, habis kalian." kata senior yang ber tag Lim Jae Hwan memperingati kedua nya. "Ni