LOGINCerita tentang seseorang yang menjalin hubungan jarak jauh dengan kekasihnya. Jakarta Banjarmasin. Demi menjaga cintanya mereka terus bertahan sambil melanjutkan studinya, diluar dugaan Via (nama pemeran wanita) justru ingin melanjutkan kuliahnya di KAIRO. Sesuatu yang sangat mengejutkan, di tengah perjalanan Via ternyata meninggal. Selama lima belas tahun Adi sedih bukan kepalang. Tepat di saat lima belas tahun penantiannya ternyata Via masih hidup. Bagaimana kisahnya? Selamat menikmati
View MoreDi rumah Via,Via terbaring seorang diri. Ada spring bed dengan sprei wangi. Selalu begitu, Via suka segala yang berbau harum dan wangi.Ia benci sekali bila ada hal jorok apalagi sampai membuat sesuatu itu menjadi tidak sedap di pandang. Via akan sibuk membenahi sampai selesai. Itu sebabnya kenapa rumah dan kamarnya bersih senantiasa.Zidane putranya telah lelap tertidur. Wajah mungil itu adalah tujuan utama dari perjuangannya.Semua telah terjadi dan tak ada yang bisa dilakukan selain pasrah. Memupuk kenyataan untuk menerima kekuatan.Baru kemarin Adi pulang tapi hari ini Via sudah rindu."Apa yang kak Adi lakukan di rumah ya?" desis batin Via."Kira-kira kak Adi masih rindu Via atau tidak ya?"Via berguling-guling diantara bed cover bertekstur lembut di atas ranjangnya.Bagi Adi mungkin, Via seperti mayat yang baru bangkit dari kubur. Kenangan tentang Via mungkin kembali hidup namun
"Baru datang ?" Tanya Merry pada Adi setelah ia pulang dari belanja di warung sebelah."Iya, kamu dari mana ?""Dari warung sebelah""Masak yang enak ya, aku mau mandi dulu." Ucapku seraya menepuk pipinya. Merry menatap kepergian suaminya dengan tatapan heran. 'Sepulang dari Bandung kenapa dia makin centil ya ?' batin Merry menggumam.Merry pun melanjutkan aktivitasnya, memasak, menyiapkan makanan yang sangat lezat untuk Adi dan Aisyah, dua orang yang sangat dicintai di dunia ini. Bagi Merry bisa menyiapkan dan memenuhi kebutuhan mereka adalah sebuah kebanggaan. Sejak menikah hidup Merry selalu ia dedikasikan pada suami dan anak-anaknya saja.Hanya tiga puluh menit, sayur santan juga telor masak merah. di tambah udang goreng tepung telah terhidang di meja makan. Suaminya adalah lelaki yang hobi makan. Ia selalu menghabiskan masakan Merry bila itu pas di lidahnya. Itulah mengapa Merry selalu berhati-hati bila urusan memasak. Ia tida
Aku pulang Via, pulang pada petang yang selalu datang dan menyapaku meski kelam tanpa bintang.Aku pulang Via, pulang dalam harap dan doa bahwa derita ini akan segera berakhir.Aku pulang Via, pulang pada cinta yang menunggu ku dengan setia meski aku tak punya cinta dengan berat yang sama seperti cinta mereka.Aku pulang Via, pulang pada harapan yang telah penuh tenggelam bersama air mata.Aku pulang Via, karena aku tahu, disini engkau telah memiliki penjaga.Tulisan itu ia tulis di selembar kertas yang ia temukan di meja hotel.Ia bubuhkan tanda tangan dan namanya di sana.Ia lipat surat itu kemudian memasukkannya pada kotak kecil berwarna merah berisi mobil-mobilan untuk Zidan. Miniatur mobil yang ia beli di sebuah pertokoan saat mereka makan bakso bersama kemarin.Sebenarnya Adi ingin memberi Via cincin emas namun ia urungkan niatnya. Tidak akan sedap di pandang nantinya. Suami Via pasti akan bertanya dari mana
"A'" suara bening itu merambati gendang telinganya. Sang Kekasih enggan memalingkan wajah karena takut pada kenyataan buruk yang akan ia terima."Masuk lah A' "Suara itu muncul lagi.Sang Kekasih terpaksa berdiri. Menggunakan matanya untuk memandang makhluk Tuhan yang ada di depannya. Ia merasa demikian terpukul. Masih terbayang baju putih abu-abu yang dikenakan wanita di depannya saat pertama kali ia mengungkapkan rasa.Wanita di depannya 'Sylvia' ya dia Sylvia, wanita yang telah mati dan terkubur berkat kepandaian para orang tua merahasiakan kejadian.Menyiksa dan memenjarakan keinginan anak-anaknya demi ego dan kepercayaannya pada mitos semata.Mamah yang percaya pada mitos bahwa wanita sunda itu kejam 'ada uang abang sayang tak ada uang abang melayang'.Kepercayaan itu terlanjur lekat hingga mamah sangat takut dirinya menikah dengan gadis Sunda. Mitos itu juga mungkin yang telah membuat banyak anak muda yang berpacaran at