Hari yang ditentukan tiba, setelah mengikuti serangkaian tes akhirnya Via harus pergi menuju cita-citanya. Via benar-benar akan pergi, Via akan melanjutkan cita-citanya. Menuju Kairo, negeri dengan Sungai Nil. Negeri tempat wanita penghuni sorga yaitu ibunda Asiah pernah tinggal.Sang kekasih sudah rapi dengan kaos putih berkerah dengan ornamen garis merah dan celana kain warna hitam, ia sudah duduk di beranda rumah Via sejak pagi tadi. Via masih sibuk berkemas, secangkir teh manis telah disiapkan mamah di meja depan. Sang kekasih meminumnya perlahan. Hingga Via muncul, "A' kenapa sedih begitu, Via ini akan belajar bukan mau menjemput maut.""Hush kalau ngomong,""Habisnya wajah Aa' sedih begitu, Via kan jadi ikutan sedih.""Maafkan aku Vi, tapi mana ada kekasih yang tidak bersedih saat tahu kekasih hatinya akan pergi. Semua pasti bersedih.""Iya, Via faham, tapi jangn keterlaluan begitu, Via kan jadi berat A' " suara
Last Updated : 2020-11-09 Read more