LOGINLarasati Wijaya (Rara) baru saja berusia 19 tahun. Dia seharusnya sedang menikmati masa mudanya dan berkuliah, bukan justru hamil oleh pria yang lebih tua 10 tahun darinya, Abimanyu Wicaksono (Abi). Kebersamaan mereka mengorbankan banyak hal, mulai dari murkanya orang tua Rara, diusirnya Rara hingga belum siapnya dia menjadi seorang Ibu. Di luar itu, Abi belum sepenuhnya dewasa dan belum memahami arti Rara dalam hidupnya. "Kita cukup sampai di sini aja."
View MorePagi pertama sejak kedatangan Tia, dan Larasati Wijaya sudah stres berat.Dia dibangunkan paksa oleh suara panci yang seperti sengaja dibuat beradu. Beruntung Airin yang tertidur di sampingnya tidak terusik. Tanpa mencuci muka apalagi sikat gigi, Rara bergegas ke arah dapur. Ada Tia di sana yang sedang mencuci piring sambil mendumel sendiri dalam bahasa daerah."Geus jam sakieu can wae hudang! Karunya pisan Abi boga istri kawas si Rara!" (Udah jam segini, tapi belum bangun juga! Kasian Abi punya istri kayak si Rara!)Bisa dipastikan Rara tidak paham apa artinya, namun dia sadar bahwa ibu mertuanya tengah marah. Apalagi namanya disebut-sebut, jelas ini bukan pertanda bagus."Maaf, Bu. Rara bangunnya telat." Hendak membuka pintu kulkas,
"Jaitan lo gimana? Gue bayanginnya ngilu sendiri."Jasmine Putri, mengambil toples cookies dari ruang tamu dan langsung melahapnya. Satu-satunya teman dekat Rara ini datang berkunjung. Jasmine sudah mulai disibukan dengan dunia perkuliahan. Sejak dulu dia bercita-cita menjadi Diplomat untuk Inggris, biar gampang pedekate sama bule-bule British. Dan sekarang Jasmine berhasil masuk ke jurusan Hubungan Internasional di salah satu universitas swasta. Rara bangga dan... sedikit iri.Seperti apa sih rasanya berkuliah?"Udah lumayan kering, tapi masih sakit." Rara menyodorkan segelas sirup. "Lusa paling gue ke rumah sakit lagi buat lepas jaitan."Airin telelap di kasur yang sengaja digelar di ruang tengah. Ditutupi kelambu cantik be
Abi menyewa sebuah rumah sederhana. Setelah dikalkulasi biaya rumah sakit Rara selama satu minggu, cek pinjaman dari Dio masih berlebih. Abi pun putuskan angkat kaki dari tempat kosan. Bukannya tidak boleh tiga anggota keluarga menempati kosan tersebut, Abi hanya ingin Rara lebih leluasa. Istri dan anaknya perlu tempat yang layak."Mas, barang dari kosan udah diangkut semua?"Memakaikan baju untuk Airin, Rara bertanya. Abi mengusulkan nama Airin, dan Rara pun suka. Jadilah mereka sepakat menamai si kecil dengan Airin Humaira Wicaksono."Udah, Ra." Jawab Abi. Dirinya sedang memasukan pakaian Rara ke dalam tas. Rara sudah diperbolehkan pulang dan mereka tengah bersiap. Rencananya hari ini akan langsung menempati rumah baru."Kapan mas b
Jae punya dua sahabat dekat, mereka adalah Darwin Mahendra dan Putra Ilyas. Mereka 3 serangkainya Bakti Persada, sebutannya yaitu SKY. SKY karena mereka memiliki tubuh tinggi menjulang dan tidak seperti murid SMA kebanyakan. Jangan lupakan jika ketiganya juga tampan, apalagi Darwin yang paling sering bikin kaum cewek klepek-klepek nan histeris. Namun beberapa bulan terakhir geng SKY gugur 1, alias pindah sekolah. Dia adalah Darwin. Sekalipun begitu nongki-nongki tetaplah hal wajib.Seperti malam itu misalnya. Mereka bertiga sedang asik cuci mata di daerah Kemang. Satnite alias Saturday Night ceritanya. Entah kenapa juga ketiganya anteng menjomblo bersama. Pun tiba-tiba masuklah whatsapp beruntun ke ponsel Jae.Abang Abi: Jae, Rara lahiran. Kamu ce

![PERFECT HUSBAND [INDONESIA]](/pcdist/src/assets/images/book/43949cad-default_cover.png)



