MasukMengharapkan sebuah hubungan agar bisa melangkah lebih serius ke jenjang pernikahan adalah hal yang normal, bukan? Namun saat Boo menemukan fakta Bee berselingkuh dengan seorang model seksi, apakah Boo akan diam saja? Merelakan pria yang sangat dicintai sangat berat bagi Boo. Awalnya Boo memang berniat membiarkannya pergi, seperti ayahnya yang membiarkan ibunya pergi dengan pria lain. Namun Boo berubah pikiran hingga rela melakukan apapun demi mempertahankan hubungan dengan kekasihnya. Empat tahun yang dilewatkan bersama satu-satunya pengharapan kasih baginya setelah menutup hati karena trauma pernikahan terlalu berharga untuk dilepaskan begitu saja. Namun apakah Bee akan mengakui perselingkuhannya dan berniat melanjutkan proses ke jenjang hubungan yang lebih sakral, yang hanya akan ada sekali dalam seumur hidup untuk membangun komitmen bersama Boo? Sedangkan di hatinya ada wanita lain sudah mengisi jiwanya sejak masih anak-anak, yang adalah cinta pertamanya. Bagaimana Boo mempertahankan hubungannya dengan Bee? Akankah mereka tetap bersama? Atau ... berpisah? Temukan jawabannya bersama Bonita Bennet (Boo) & Benjamin Serrano (Bee) di novel : Saat Boo DISELINGKUHI Bee Copyright© by : nou ___ Kalian bisa add akun Facebook ku : nou Atau follow akun IG @nouveliezte Akan ada banyak spoiler bertebaran di dua akun di atas. Dukung nou dengan menuliskan review & komentar tentang kesan kalian setelah baca novel ini ya. Luv u all, readers ♡ Regards, -nou-
Lihat lebih banyakKeributan terjadi saat Bonita berbincang dengan kedua adik Benjamin. Mereka mengatai Benjamin brengsek dan mengutuk Benjamin tak akan memiliki keturunan karena menginap satu kamar dengan Zayna di hotel hingga membuat hubungannya dengan Bonita renggang beberapa waktu belakangan. Scott, adik bungsu Benjamin bahkan terang-terangan meminta Bonita menikah dengannya jika Benjamin mencampakkannya, yang segera disambut lemparan beberapa majalah yang biasa tergeletak di meja oleh Benjamin."Boo baru saja menerima lamaranku. Jangan menikungku, Scott, atau kamu akan kulebur dengan semen untuk kujadikan patung dan kupajang di gerbang." ujar Benjamin kesal."Kamu menerima lamaran kakakku, Boo?" pekik Scott dengan suara yang mirip seperti lengkingan rusa.Bonita mengangguk dan tersenyum. Hatinya masih terasa sangat sakit d
Sebuah video tersebar di media sosial. Di video itu Zayna berbincang dengan seorang wanita yang cukup terkenal bernama Bertha. Bertha adalah seorang penulis blog makanan dan selalu membagikan momen pencarian makanannya untuk dijadikan konten. Kali ini mereka berdua baru saja selesai memberi ulasan makanan di sebuah restoran tepi pantai yang menyajikan kerang segar."Bagian tubuh Benjamin mana yang paling kamu sukai, Zayna?" tanya Bertha."Apa? Astaga, ini memalukan.""Oh, ayolah. Aku tahu di acara pembukaan hotel itu kalian menginap. Tak mungkin tak terjadi sesuatu, bukan? Lagi pula kalian sudah lama saling mengenal." ujar Bertha dengan tawa di ujung kalimatnya.Zayna menutup wajah dan terlihat malu. Namun tertawa kecil dan menggeleng pelan.
"Berikan klarifikasimu secepatnya. Aku tak akan menerima alasan apapun lagi mulai saat ini." ujar Benjamin dari sambungan teleponnya dengan Zayna seraya menutup pintu.Setelah kehilangan jejak Bonita di persimpangan jalan, Benjamin pulang ke apartemennya. Dia cukup yakin Bonita akan pulang ke rumahnya, tapi Benjamin tidak berusaha mengejarnya. Bonita aman di rumah bersama ayahnya dan Bonita tak akan mengizinkannya masuk walaupun dia memohon atau bertahan di depan pintu untuk mengharap sebuah belas kasihan. Bonita tak akan begitu mudah luluh pada sikap kekanakan seperti itu dan ayahnya tak akan mampu melakukan apapun untuk mengubah pendirian Bonita."Sudah kukatakan padamu hal seperti itu tak perlu ditanggapi. Berita itu akan hilang dengan sendirinya. Percayalah padaku." ujar Zayna seraya menyentuh bibir cangkir berisi teh chamomile dengan jarinya baru dimanikur.
Bonita menepikan mobil berkali-kali saat hatinya sangat sakit dan merasa tak mampu mengendarai mobil dengan baik. Sekarang dia sedang berada di tepi jalan yang hanya berjarak belasan meter dari rumahnya. Dia sedang berusaha menenangkan diri sebelum pulang dan berharap ayahnya tak akan menyadari suasana hatinya yang sangat buruk.Hari sudah sangat larut. Bonita langsung pergi saat menyadari Benjamin memang menaruh hati pada wanita selain dirinya. Tak perlu sebuah pengakuan yang membenarkan hal itu dari bibir Benjamin karena tatapan matanya sudah menjelaskan segalanya. Padahal Bonita baru saja akan mempertahankan Benjamin jika tak melihat tanda-tanda kekasihnya itu menyukai wanita lain.Bonita mengabaikan permohonan Benjamin untuk tetap tinggal, juga berusaha kabur dari kejaran mobil Benjamin beberapa jam yang lalu. Bonita sedang ingin sendiri, tapi dia tak memiliki te