Share

S.H - 3

last update publish date: 2020-08-23 22:58:31
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Surrogate Husband (Indonesia)   S.H - 7

    Pertanyaan berulang sudah Vanya lontarkan, tapi pria itu hanya celingak celinguk entah ke mana arah tujuan manik miliknya. Kadang menggaruk tengkuknya dengan kikuk, sebenarnya ada apa? satu pertanyaan muncul dari otaknya, Vanya sudah duduk tiga puluh menit dan pria itu tak kunjung memberitahukan di mana keberadaan Elard.Vanya berniat membuka pintu mobil, sebelum akhirnya urung oleh cegatan Alva. "aku akan mengantarmu.""Ke mana? apa dia tak ada di kantor?" Ayolah, Vanya sudah semakin penasaran untuk segera mencari tahu jika bayi ini akan di terima atau tidak, jika buruk kemungkinan yang Vanya dapatkan dalam koper yang ia bawa terselip satu tiket pesawat untuknya melarikan diri.Keputusan yang sulit, tapi mau bagaimana lagi satu wilayah dengan rasa sakit hatipun bukan perihal baik. Vanya ingin melupakan semuanya, cinta beserta kecerobohannya."Elard ada di tempat lain."

  • Surrogate Husband (Indonesia)   S.H- 6

    Maaf jika banyak typo ✌✌....Vanya kehilangan kesabaran, entah berapa malam lagi ia harus bertahan bahkan makanan yang sudah ia tata rapih lima jam yang lalu sudah tak menyelerakan. Brian kembali dengan ulahnya, pulang larut malam dengan keadaan mabuk dan aroma yang asing untuk Vanya.Wanita itu akhirnya menyerah, harus sampai kapan ia menunggu? bahkan ponselnya sama sekali tak berdering, pesan yang ia kirimpun di abaikan. "selalu seperti ini."Vanya bernostalgia sejenak, mengingat masa-masa tahun pertama mereka menikah. Vanya mengenal Brian dengan keberaniannya di saat ia masih berduka, waktu itu Brian serius ingin menikahinya. Katanya ia pengagum berat seorang Vanya sejak masuk universitas.

  • Surrogate Husband (Indonesia)   S.H - 5

    Maaf jika banyak typo :).....Warning 21++Ruangan temaram itu kembali menjadi saksi, saksi yang membisu. Elard tahu semua ini salah! tanpa sadar pria itu membalas pagutan yang sedari tadi menunggu balasan, tak perlu menunggu waktu terlalu lama sampai ia harus bergairah bahkan saat ini entah sejak kapan kemeja miliknya beralih tempat.Elard melepas kilatan nikmat itu dengan pembalasan yang tak kalah bergairah, ia tahu bahwa mereka adalah seseorang yang dewasa. "kau ingin kita kembali melakukannya?" bisik Elard di sela-sela cecapannya terurai meninggalkan kembali tanda kepemilikannya di sana. Bahkan Vanya tak keberatan jika pria i

  • Surrogate Husband (Indonesia)   S.H - 4

    Maaf jika banyak typo bertebaran di part ini ???.....Elard mengeluarkan sehelai kain berwarna merah lalu melangkah pelan ke arah Vanya, sesampainya pria itu mengitari tubuh Vanya dan berhenti di belakang tubuhnya.Vanya menelan salivanya susah payah, aroma musk berhasil membuat degup jantungnya berpacu dua kali lipat dari biasanya. Agak kurang nyaman situasi saat ini di mana hanya ada mereka berdua tanpa orang lain, Vanya hanya berpikir ia takut jika ada seseorang yang mengenalnya.Elard melingkarkan kain merah itu untuk menutupi kedua mata Vanya, "untuk apa ini?""Aku memiliki sesuatu untukmu, sebagai petunjuk awal genggamlah tanganku." Elard meraih telapak tangannya, menariknya perlahan dan berakhir dengan mereka saling menggenggam.

  • Surrogate Husband (Indonesia)   S.H - 3

    Brian tengah meremas kuat railing balkon, sudah setengah jam ia membiarkan angin menerpa tubuhnya dengan dua kancing kemeja navy terbuka menampilkan sedikit dada bidangnya, pria itu masih setia menatap langit yang gelap. Tak ada cahaya bulan atau bintang yang menghiasi langit, semuanya nampak kosong sama halnya dengan pikirannya saat ini.Sejujurnya, pernikahan ini tak sepenuhnya berarti untuk Brian. ia menikahi Vanya karena paksaan jika bukan karena ulah sang ayah yang menabrak kedua otangtua Vanya dan membuatnya menjadi anak yatim piatu, Brian tak mungkin menikah cepat.Sudahlah itu sudah lama berlalu, saat ini bukan hanya hal itu yang mengganggu pikiran serta jam tidurnya. Brian masih mencerna ucapan sang ibu yang memang sejak awal pernikahan mereka ia lah satu-satunya orang yang tak setuju akan pernikahannya.Brian menghela napas beberapa kali di iringi dengan kepalanya yang menun

  • Surrogate Husband (Indonesia)   S.H - 2

    Vanya mendesah kasar ketika area wajahnya tersapu hangat oleh cahaya matahari, dengan malas Vanya membalikkan tubuhnya untuk membelakangi jendela kamar, Sebentar! suasana kamar yang ia tempati jelas bukan kamarnya dan aroma parfum yang sempat menyentuh indra penciumannya sontak membuat Vanya terhenyak kaget."Sial! jam berapa sekarang?" Dengan segera wanita itu beranjak dari bantal, mencari jam untuk melihat sudah berapa lama ia pergi meninggalkan Brian. "Astaga! jam sepuluh pagi, matilah kau Vanya."Hendak mengenyahkan selimut tebal dari tubuhnya, Vanya mengurungkan niat melihat tubuh full naked seketika bayangan panas semalam berhasil membuat Vanya merasa sudah menjadi wanita hina, bersetubuh dengan pria lain apa kata keluarga suaminya?Vanya meremas wajahnya, wanita itu semakin prustasi ketika secarik kertas berada di atas nakas, sejujurnya ia sangat malas untuk membaca.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status