Home / All / Who are you / Delapan

Share

Delapan

Author: Lia
last update publish date: 2020-09-24 05:06:02
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Who are you   Delapan

    Yifei tersenyum melihat Leo sudah duduk di bangku taman menunggu dirinya. Pria itu terlihat begitu menawan dengan setelan hitam yang dikenakannya. Mendengar derap langkah gadis itu, Leo segera menoleh. Sejenak dirinya seolah tersirap dengan penampilan Yifei yang berbeda dari biasa. Dalam pandangannya, gadis tersebut tampak begitu cantik. "Hei," sapa Yifei sambil tertawa cerah. Ia merasa senang karena Leo terlihat begitu menyukai penampilannya. "Apa-apaan kau ini? Kenapa berpakaian seperti ini? Gaun ini sama sekali tidak pantas untukmu!" ucap Leo tiba-tiba. Yifei tertegun kaku. Tawa menghilang dari wajahnya. Sungguh tidak diduga Leo akan berucap seperti itu. Hatinya seolah mencelos oleh kecewa. "A-ku ... aku tidak tahu kalau kau tidak menyukainya," ujar Yifei dengan suara bergetar. Setitik air mata mengalir

  • Who are you   Tujuh

    Yifei menatap kembali pria di hadapannya. Apa ini? Apa Leo merasa tersinggung oleh ucapannya? Ia pernah bertekad untuk mempercayai pria yang dicintainya tersebut. Akan tetapi, kebiasaan sebagai detektif tetap saja tidak bisa hilang. 'Aku memang bodoh. Kenapa mengatakan hal semacam itu padanya? Ia pasti merasa marah padaku.' "A-ku ... aku minta maaf. Aku tidak bermaksud ...." Ucapan Yifei terhenti saat Leo meraih tangannya. "Yang kutanyakan adalah apakah kamu percaya padaku?" tanya pria itu. Netranya lekat menatap gadis di hadapannya tersebut. Yifei hanya mengangguk. Leo kembali tersenyum. "Kalau begitu, ayo kita nikmati makanan ini," ucapnya. Yifei menurut. Ia benar-benar merasa tidak enak pada Leo. "Leo," ucapnya setelah beberapa saat. Ia merasa ragu, tetapi

  • Who are you   Enam

    "A-ku ... a-ku ...." jawab Yifei gelagapan. Leo masih tetap tersenyum menatap gadis itu. "Buka mulutmu," perintah Leo dengan suara lembut. "Tentu saja ... Tentu saja kau boleh menyukaiku!" seru Yifei tiba-tiba dengan suara cukup keras dengan mata terpejam dan rona merah yang kembali menjalar di wajah. Beberapa orang yang berada di sana menoleh mendengar suara gadis itu. 'Aduh, ini benar-benar memalukan. Apa yang telah kukatakan?' gerutu Yifei pada dirinya sendiri. Ia kembali terkejut saat merasa tubuhnya ditarik dan merasa seseorang tengah memeluknya. "Tidak perlu malu," bisik Leo."karena aku juga merasakan perasaan yang sama." *** Beberapa hari ini, wajah Yifei begitu sumringah. Semua itu tentu disebabkan oleh kehadiran Leo ya

  • Who are you   Lima

    Suasana malam itu cukup lengang. Sementara Yifei dengan cepat melajukan mobilnya menembus jalan. Tiba di tujuan, ia bergegas keluar setelah memarkir mobilnya. Sejenak bertanya-tanya apa yang sedang dilakukannya saat ini? Mengapa ia datang ke tempat ini? Di tempat tersebut, berjajar beberapa mobil mewah. Yifei kemudian memperhatikan penampilannya yang kusut-masai. Ia bahkan tidak berganti pakaian karena langsung ke tempat tersebut setelah bekerja. 'Ini benar-benar memalukan, sebaiknya aku pergi saja," ucap gadis itu dalam hati sambil menggenggam kartu nama di tangannya erat-erat. Yifei hendak kembali ke mobilnya saat seseorang memanggilnya. Ia menoleh dan melihat Leo berjalan ke arahnya dengan cepat. "Kau sudah datang, kenapa mau pergi? Ayo masuk dulu. Ada yang ingin kutunjukkan padamu," ujar pria itu lagi.

  • Who are you   Empat

    Gadis itu berlari dengan napas terengah. Ia terseok dan terjatuh. Sambil meringis menahan sakit, ia berusaha untuk bangkit berdiri, tetapi sosok berjubah hitam muncul tepat di belakangnya. Melingkarkan tali string di lehernya. Sang gadis berusaha berniat melawan untuk bertahan hidup, tetapi tangannya tidak bisa digerakkan. 'Apa yang terjadi padaku? Mengapa seperti lumpuh? Aku ingin hidup!' seru gadis tersebut dalam hati.'Mungkin rasa takut telah membuatku lumpuh.' "Jangan berusaha melawan. Percuma saja. Sudah takdirmu untuk menyerahkan nyawamu padaku," bisik orang di belakangnya tersebut. Sang gadis akhirnya pasrah saat kegelapan menyelimuti dirinya dan membawa dia menuju keabadian.*** Yifei diam terpekur. Netranya tidak lepas dari sosok yang terbujur kaku di hadapannya. Tangan dan kaki gadis tersebut diikat dengan p

  • Who are you   Tiga

    Detektif Huang sedang memeriksa keadaan rumah dan juga halaman. Dia juga menghampiri tetangga untuk menanyakan beberapa hal. Sementara di dalam rumah, Yifei tengah menanyai Jason. "Apa kau mengenal Nona Yang Feiyang?" tanya Yifei setelah beberapa saat."Hubunganmu tidak baik dengannya bukan?" "Ada apa ini? Apa Feiyang membuat masalah lagi dan sekarang ia membuat pengaduan pada polisi?" sergah Jason. Tatapan matanya tampak mengejek Yifei. "Jadi benar kalian memang memiliki masalah?" "Tentu saja. Siapa yang tahan dengan perempuan paranoid sepertinya? Beritahu dia sebaiknya jangan mencari masalah dengan berbohong lagi." "Aku tidak akan bisa memberitahunya, tapi apa maksudmu dengan dia berbohong?" Jason menden

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status