“Lama amat, sih. Lo lupa ada janji sama sahabatnya?” sindir Jejen. Calisa tertawa dan merangkul Jejen sambil mengajak berjalan. “Maaf, ukhty. Tadi ada masalah dikit di halaman kampus. Kamu sudah sarapan?” tanya Calisa agar Jejen tidak ngambek padanya. Masih dengan muka tertekuk karena kesal, Jejen menjawab, “Belum. Kamu, 'kan sudah janji sarapan bareng sama gue, Sa,” jawabnya sedikit cemberut. Calisa dan Jejen memang sudah janjian sarapan di kantin kampus. Sudah lama sekali tidak melakukan kegiatan itu, sejak Calisa pergi ke Purwokerto. Syukurlah jam mata kuliah kurang tiga puluh menit lagi dimulai. “Jangan cemberut gitu dong, jelek tau,” godaan Calisa sambil menyubit pipinya yang chubby.
Terakhir Diperbarui : 2020-09-06 Baca selengkapnya