"Bu Adit, jangan tanya pesanan saya ya. Ini sengaja tidak saya tawarkan pada Ibu. Ini surprise dari saya untuk Ibu karena Ibu sangat cantik malam ini, eh, sore ini,” dan tanpa ragu, tangannya yang berbulu lebat itu meraih tanganku dan meremasnya. Ah.., Bapak ini PD-nya kelewatan, begitu bathinku."Dan maaf, saya telah merepotkan Bu Adit,” lanjutnya berkaitan dengan pemerasan lewat telepon yang dia lakukan sore tadi padaku.Dia perhatikan aku sepenuh mata dan hatinya. Dia juga perhatikan aku sepenuh laparnya seekor serigala lapar. Aku merasa seakan hendak dikunyah-kunyahnya. Seakan hendak dia telan bulat-bulat. Aku merasa dia seakan mendapatkan makanan yang terlezat dengan mendapatkanku sekarang ini. Kurasa air liurnya tak lagi tertahankan untuk mulai merobek-robek diriku.Aku berusaha tenang, walaupun sesungguhnyalah aku merasa "nervous,” agak takut, agak gemetar. Tetapi, t
Last Updated : 2020-09-23 Read more