"Dokter, Selamatkan dia." Kata Jelita Panik."Ronald akan baik-baik saja, percaya padaku." Kata Danil sambil memeluk tubuh Jelita agar lebih tenang, Sedangkan Jelita masih terisak dalam pelukan suaminya, bagaimana kalau Ronald mati, Bagaimana kalau dia hidup tapi mengalami kecacatan, dan masih banyak pikiran-pikiran buruk menghantuinya, belum lagi jika teringat Rey.. Oh ya.. Jelita sampai lupa bahwa dia harus menghubungi Rey. Jelita melepaskan dirinya dari pelukan Danil, dan mencari ponselnya untuk segera menghubungi Rey."Assalamualaikum, Rey.""Waalaikumsalam, lo kenapa Jel, Danil ngasarin lo, atau ada yang berbuat jahat sama lo?""Ga, Rey. Sekarang cepat Lo kerumah sakit Medika ya.""Rumah sakit?? Lo kenapa? Jangan bikin gw panik!""Bukan gw, tapi Ronald.""Ronald?""Iya, cepatlah kemari nanti gw ceritakan disini ya, Assalamualaikum." Jelita menutup telponnya, dan Danil kembali menariknya ke dalam pelukannya. Tak berapa lama
Last Updated : 2020-10-01 Read more