Satu bulan setelah kepergian Dinda, Arya masih belum bisa melupakan Dinda, semakin hari Arya berusaha melupakan Dinda semakin rasa rindu itu muncul dihatinya, apalagi saat memeluk Ardika, kenangan indah itu selalu terbayang-bayang dipikiran Arya."Ardika, maafin papa karena belum bisa jadi yang papa yang baik untukmu, papa belum bisa menjemput mamamu nak,"Saat menimang Ardika, tiba-tiba Arya teringat saat Ricko melamar Dinda, seketika jantung Arya langsung berdebar lebih kencang, perasaannya mulai tidak menentu, ia takut Dinda dilamar oleh Ricko."Tidak tidak, aku tak akan membiarkan hal itu terjadi,"Arya langsung menatap wajah Ardika yang tampan dan polos itu,"Besok papa akan pergi, ke rumah mamamu nak, papa akan menjemput mamamu" ucap Arya langsung menciumi pipi Ardika.***Malam hari saat Arya sedang tertidur pulas, Siska melihat setiap detail wajah Arya membu
Huling Na-update : 2020-10-04 Magbasa pa