Suara gelak tawa seorang bocah terdengar begitu nyaring dari ruang tengah. Bocah laki-laki berusia 4 tahun yang memiliki mata bening berwarna biru. Mata yang begitu jernih membuat siapa saja yang melihatnya akan langsung jatuh cinta pada bocah kecil itu. Yah, itu adalah mata indah si kecil Liam. Keponakan satu-satunya Isabel. Dan tentu saja keponakan kesayangan Isabel. "Lagi, Daddy! Lagi!" Suara Liam terdengar sangat antusias. Dan Mike sekali lagi mengangkat tubuh kecil itu tinggi-tinggi seolah dia adalah sebuah pesawat yang sedang terbang tinggi lalu menukik tajam dan mendaratkannya diatas sofa. "Sudah, Sayang. Daddy lelah." Mike meringis. Tenaganya dibuat habis oleh bocah kecil itu. "Sekali lagi, Daddy! Ayo, sekali lag!" rengek bocah kecil itu sambil menarik-narik ujung kaos Mike. Namun sepertinya tenaga Mike sudah benar-benar terkuras.
Last Updated : 2020-11-14 Read more