Pagi buta, saat semua masih terlelap kecuali mereka yang terjerembab dalam mimpinya. Pagi itu pak Leo telah mengirimkan pesan di ponsel Rania."Bunda, besok ke kampus ?""Bunda, ayah ingin bicara.""Bunda, ayah bahagia sekali bisa bertemu lagi. Ayah seperti punya tenaga baru.""Bunda, mau kan memaafkan ayah."Ya Allah kalimat itu berjajar memenuhi pesan masuk ponsel Rania. Rania duduk di sofa besar menghadap ke jalanan beraspal di luar sana. Rania masih sangat ingat betapa semua pesannya tidak di hiraukan oleh Leo selama bertahun-tahun.Hari ini harus kah Rania melakukan hal yang sama, atau mungkin memaafkan Leo.Ach, mereka yang berbuat kesalahan begitu mudah menganggap semua baik-baik saja, setelah tahun berjalan semua bisa dengan mudah di maafkan. Ternyata mereka salah. Hati itu hidup. Ia ada dan bertengger, menguasai jiwa, menguasai raga. Kesalahan dan luka itu bisa
Last Updated : 2020-11-15 Read more